Warga Australia sempat dibuat penasaran oleh cahaya terang yang melintas cepat di langit pada pekan lalu. Objek itu terlihat di sejumlah wilayah, lalu belakangan diketahui bukan benda misterius, melainkan roket yang diluncurkan dari China.
Fenomena tersebut memicu perhatian luas karena tampak sangat mencolok di langit malam. Banyak saksi mata merekamnya, lalu membagikan video yang memperlihatkan cahaya biru dan putih menyala terang saat objek itu bergerak.
Terlihat dari banyak wilayah
Laporan kemunculan objek bercahaya datang dari negara bagian New South Wales dan Queensland. Bahkan, penampakan itu disebut mencapai wilayah Mount Isa di barat laut dan Tumut di selatan, dekat Canberra.
Dua perempuan di wilayah Gympie, Queensland, juga sempat mendokumentasikan momen tersebut. Salah satu dari mereka menggambarkan apa yang dilihatnya sebagai bagian depan berwarna putih yang menembus langit dan memiliki ekor.
Ia mengatakan muncul selubung cahaya biru dan kabut putih di belakang objek itu. Ia pun ikut bertanya-tanya karena pemandangan tersebut terlihat sangat tidak biasa.
Bukan fenomena alam
Penjelasan atas objek itu kemudian terungkap. Cahaya tersebut berasal dari roket yang diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China utara sekitar pukul 17.20 waktu Australia pada Selasa.
Sekitar 20 menit setelah peluncuran, roket mulai terlihat dari wilayah Queensland. Pada saat itu, roket berada di ketinggian yang masih mendapat sinar matahari meski permukaan Bumi sudah gelap.
Astrofisikawan Universitas Southern Queensland, Jonti Horner, menjelaskan bahwa roket mencapai ketinggian orbit dan melepaskan sejumlah gas. Awan gas itulah yang kemudian diterangi matahari dan tampak bercahaya saat melintas di langit.
Mengapa tampak begitu terang
Menurut Horner, posisi awan gas berada cukup tinggi sehingga tetap berada dalam cahaya matahari. Karena itu, warga melihat awan bercahaya bergerak di langit seperti objek misterius yang melaju cepat.
Efek visual semacam ini memang bisa menipu pandangan dari permukaan Bumi. Saat langit bawah sudah gelap, cahaya di ketinggian tertentu masih dapat memantulkan sinar matahari dan menghasilkan kilau terang yang terlihat dramatis.
Misi luar angkasa China
Media pemerintah Turki, Anadolu Ajansi, melaporkan roket itu membawa dua satelit bernama Spacesail DTC01 dan China Mobile 02. Kedua satelit tersebut berhasil ditempatkan ke orbit sesuai rencana.
Roket yang digunakan dalam misi itu bernama Zhuque-2E Y6. Otoritas China menyebut roket tersebut sebagai bagian dari seri roket yang dikembangkan untuk mendukung misi satelit komersial.
Kemunculan cahaya di langit Australia pun akhirnya punya penjelasan teknis yang jelas. Bagi banyak warga yang melihatnya langsung, momen itu tetap menjadi pemandangan langka yang sempat memunculkan tanda tanya besar sebelum identitas aslinya terungkap.
Source: www.cnbcindonesia.com






