MSI Claw 8 EX AI+ Ludes di Toko Besar, Harga Selangit Tak Menghalangi Pembeli

MSI kembali menarik perhatian pasar handheld gaming PC, tetapi bukan hanya karena performanya. Model terbarunya, Claw 8 EX AI+, langsung habis di sejumlah retailer besar meski dijual dengan harga $1,799.

Yang membuat situasinya menonjol adalah kombinasi harga tinggi dan stok awal yang tampaknya sangat terbatas. Saat pengecekan ke Best Buy, Newegg, Micro Center, dan B&H pada akhir pekan lalu, unit MSI Claw 8 EX AI+ tercatat habis untuk pengiriman maupun pengambilan di toko.

Reaksi pasar ini datang setelah perangkat tersebut mendapat sambutan teknis yang kuat. Dalam ulasannya, performa Claw 8 EX AI+ disebut sebagai lompatan generasional, dengan chip Intel Arc G3 Extreme yang dinilai sangat impresif dibandingkan pesaing berbasis AMD.

Namun, sorotan terbesar justru jatuh pada banderol harganya. Angka $1,799 disebut kemungkinan sekitar $500 lebih tinggi dari rencana awal, karena tingginya permintaan terhadap RAM dan storage.

Permintaan tinggi, stok tipis

Di tengah harga yang sangat tinggi, respons pembeli tampak tetap kuat. Di komunitas /r/MSIClaw, banyak pengguna membagikan foto unit mereka, kesan awal, mini-review, dan benchmark gaming yang hasilnya disebut hampir seragam positif.

Kondisi ini tidak sepenuhnya mengejutkan bagi pasar handheld gaming PC. Banyak penggemar perangkat semacam ini tetap membeli meski harga naik, karena segmen gaming sering dianggap tahan terhadap tekanan ekonomi.

Meski begitu, ketersediaan awal yang terbatas ikut mempercepat habisnya stok. Penjelasan yang muncul adalah bahwa istilah “sold out” pada beberapa retailer besar juga harus dilihat dalam konteks jumlah unit yang sejak awal memang sedikit.

Masalah stok bukan hanya di MSI

Kekosongan barang ini juga bukan kasus baru bagi lini MSI Claw. Pada model tahun lalu, Claw 8 AI+, unitnya juga dinilai sulit dibeli meski mendapat pujian tinggi saat diuji.

Bahkan, pernah dibuat pelacak inventaris khusus untuk MSI Claw karena restock berlangsung sangat lambat. Setelah berminggu-minggu tanpa pengisian ulang, pelacak itu akhirnya dihentikan.

Pola serupa juga pernah terjadi di luar MSI. Lenovo, yang disebut sebagai pengirim PC terbesar di dunia, juga kesulitan menjaga ketersediaan Legion Go 2, hingga harganya naik bahkan sebelum krisis RAM benar-benar berdampak besar pada handheld gaming.

Kapan restock datang?

Untuk saat ini, belum ada tanda kuat bahwa pasokan baru akan segera tiba di toko-toko besar. Seorang pengguna Reddit bahkan mengutip percakapan dengan staf Best Buy yang mengatakan mereka sudah mencoba memesan lebih banyak unit dari MSI, tetapi belum mendapat informasi kapan restock akan datang.

Karena itu, jeda stok bisa berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Bagi calon pembeli, langkah paling realistis adalah mendaftar notifikasi stok di toko pilihan masing-masing.

Ada kemungkinan toko lokal hanya menerima satu unit setiap kali kiriman masuk. Dalam skenario seperti ini, pembeli yang datang lebih dulu hampir pasti menjadi yang berhasil mendapatkannya.

Keterbatasan suplai juga diduga dipicu oleh beberapa faktor sekaligus. Harga jual yang tinggi, keputusan MSI untuk tidak memproduksi berlebihan pada produk bervolume rendah, dan kemungkinan hasil produksi chip Intel Arc G3 Extreme yang tidak besar ikut mempersempit pasokan.

Saat ini, hanya MSI, Acer, dan beberapa produsen boutique seperti ONEXPLAYER yang menggunakan chip tersebut. Beberapa perangkat lain, termasuk Acer Predator Atlas 8, juga masih dijadwalkan hadir nanti, sehingga tekanan pasokan kemungkinan belum mereda dalam waktu dekat.

Terkait