Ionic Digital, perusahaan penambang bitcoin sekaligus firma infrastruktur AI, resmi mengajukan listing langsung ke Nasdaq. Langkah ini menempatkan perusahaan hasil restrukturisasi Celsius di jalur pasar publik tanpa proses penawaran umum berjaminan.
Dalam skema direct listing, perusahaan mencatatkan saham yang sudah ada di bursa tanpa menerbitkan saham baru. Mekanisme ini juga memungkinkan pemegang internal menjual kepemilikannya segera setelah pencatatan.
Ionic berencana melantai di Nasdaq dengan simbol saham “IOND”. J.P. Morgan, Jefferies, dan BTIG bertindak sebagai penasihat keuangan untuk pencatatan tersebut.
Perusahaan ini dibentuk pada Januari 2024 untuk mengambil alih aset penambangan kripto milik Celsius Mining, anak usaha Celsius. Pembentukan itu mengikuti persetujuan pengadilan kebangkrutan AS atas restrukturisasi Celsius pada November 2023.
Sebagai bagian dari reorganisasi Celsius, Ionic menerbitkan sekitar 37 juta saham kelas A kepada para kreditur Celsius. Langkah itu mengubah para kreditur menjadi pemegang saham di perusahaan baru tersebut.
Di tengah proses menuju pasar publik, Ionic juga baru menghimpun dana segar sebesar $400 juta. Putaran pendanaan itu memiliki valuasi pra-uang $2 miliar dan dipimpin oleh investor baru Attestor, Oaktree Capital Management, serta Sachem Head Capital Management.
Pemegang saham terdaftar Ionic berencana menjual hingga 10,8 juta saham biasa dalam listing ini. Keputusan itu muncul di saat pasar aset digital masih menyoroti model bisnis perusahaan yang berada di persimpangan antara penambangan bitcoin dan infrastruktur kecerdasan buatan.
Celsius sendiri berbasis di New Jersey dan sempat mengajukan perlindungan Chapter 11 pada Juli 2022. Langkah itu diambil sebulan setelah perusahaan membekukan akun pelanggan untuk mencegah penarikan dana, di tengah gelombang kebangkrutan sejumlah pemberi pinjaman kripto setelah pertumbuhan industri yang cepat selama pandemi COVID-19.







