Bocoran jadwal peluncuran Vivo X300 Ultra dan Vivo X300 FE mulai beredar di internet. Informasi terbaru menyebut dua ponsel ini berpeluang debut di India pada 7 Mei, dengan penjualan perdana disebut bisa dimulai pada 14 Mei.
Kabar ini penting karena Vivo sebelumnya sudah merilis X300 Ultra dan X300s di China. Kehadiran X300 Ultra di MWC Barcelona juga dinilai sebagai sinyal kuat bahwa ekspansi global perangkat ini memang sedang disiapkan.
Informasi jadwal itu datang dari tipster Yogesh Brar melalui akun X. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Vivo India, bocoran tersebut langsung memicu perhatian karena menyebut dua model akan meluncur bersamaan.
Jika jadwal ini akurat, Vivo tampak ingin memperluas lini flagship kameranya ke pasar yang lebih besar. X300 Ultra diposisikan sebagai model paling premium, sementara X300 FE berpotensi menjadi opsi yang lebih ringkas tetapi tetap bertenaga.
Bocoran jadwal peluncuran
Berikut detail jadwal yang saat ini beredar dari sumber bocoran tersebut. Informasi ini masih berstatus tidak resmi dan dapat berubah sewaktu-waktu.
- Vivo X300 Ultra disebut meluncur di India pada 7 Mei
- Vivo X300 FE juga disebut hadir pada 7 Mei
- Penjualan perdana keduanya diperkirakan dimulai pada 14 Mei
Laporan sebelumnya juga menyebut Vivo X300 FE yang sudah meluncur di Rusia mungkin hadir di India dengan varian warna hijau baru. Di pasar Rusia, model ini lebih dulu tersedia dalam warna putih, ungu, dan hitam.
Bocoran gambar yang beredar mengindikasikan X300 FE memakai modul kamera horizontal. Branding Zeiss juga terlihat, yang memperkuat fokus Vivo pada sektor fotografi di seri ini.
Spesifikasi utama Vivo X300 Ultra
Vivo X300 Ultra membawa layar LTPO AMOLED 6,82 inci dengan refresh rate 144Hz. Panel seperti ini biasanya ditujukan untuk pengalaman visual yang sangat mulus, baik saat menggulir layar maupun bermain gim.
Untuk dapur pacu, perangkat ini disebut ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset kelas atas tersebut menempatkan X300 Ultra di segmen flagship premium, terutama untuk performa multitugas dan pemrosesan kamera.
Sektor kamera menjadi nilai jual paling menonjol. Vivo membekali ponsel ini dengan tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 200MP Sony LYTIA 901, kamera telefoto 200MP Samsung HP0, dan kamera ultrawide 50MP dengan sensor Sony LYTIA 818.
Di bagian depan, tersedia kamera 50MP untuk panggilan video dan swafoto beresolusi tinggi. Kombinasi sensor belakang dan depan ini menunjukkan bahwa Vivo ingin menjaga reputasi seri X sebagai lini unggulan fotografi mobile.
Baterainya berkapasitas 6.600mAh dan mendukung pengisian cepat 100W. Untuk perangkat setipis ponsel flagship modern, kapasitas seperti ini terbilang besar dan berpotensi menjadi salah satu daya tarik utama.
Pada sisi perangkat lunak, X300 Ultra disebut akan menjalankan OriginOS 6. Antarmuka ini dikenal menawarkan opsi kustomisasi yang luas, walau ketersediaannya di pasar global tetap perlu menunggu pengumuman resmi Vivo.
Spesifikasi utama Vivo X300 FE
Vivo X300 FE versi global hadir dengan layar LTPO AMOLED 6,31 inci dan refresh rate 120Hz. Ukuran ini membuatnya lebih kompak dibanding X300 Ultra, sehingga bisa menarik pengguna yang ingin ponsel flagship dengan dimensi lebih nyaman digenggam.
Ponsel ini disebut memakai Snapdragon 8 Gen 5. Chip tersebut dipadukan dengan RAM 12GB LPDDR5x Ultra dan penyimpanan hingga 512GB UFS 4.1, spesifikasi yang menunjukkan fokus pada performa cepat dan efisiensi tinggi.
Untuk fotografi, X300 FE memiliki tiga kamera belakang. Susunannya terdiri dari kamera utama 50MP, kamera ultrawide 8MP, dan kamera telefoto 50MP, sementara kamera depan yang dipakai juga beresolusi 50MP.
Baterai yang dibawa X300 FE mencapai 6.500mAh. Perangkat ini juga mendukung pengisian cepat kabel 90W serta pengisian nirkabel 40W, fitur yang masih relatif jarang di kelas ponsel ringkas.
Apa yang perlu diperhatikan calon pembeli
Meski spesifikasinya terlihat menjanjikan, ada beberapa hal yang masih perlu ditunggu dari pengumuman resmi Vivo. Salah satunya adalah varian akhir yang benar-benar masuk ke India, termasuk opsi warna dan konfigurasi memori.
Selain itu, software juga menjadi aspek penting. Referensi spesifikasi menyebut OriginOS 6 berbasis Android 16 untuk X300 FE global, namun implementasi antarmuka dan fitur regional biasanya bisa berbeda saat perangkat masuk ke pasar tertentu.
Dari sisi positioning, X300 Ultra tampak diarahkan untuk pengguna yang mengejar pengalaman kamera kelas atas tanpa banyak kompromi. Sebaliknya, X300 FE terlihat menyasar konsumen yang ingin performa flagship, ukuran lebih compact, dan fitur pengisian daya lengkap.
Dengan munculnya bocoran tanggal peluncuran dan penjualan, perhatian kini tertuju pada langkah resmi Vivo di India. Jika perusahaan mempertahankan spesifikasi yang sama seperti versi yang sudah diperkenalkan, Vivo X300 Ultra dan X300 FE berpotensi menjadi dua perangkat yang cukup menonjol di segmen flagship dalam waktu dekat.
