iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max disebut akan mendapat penyegaran desain layar, tetapi satu detail yang lebih sensitif tampaknya tetap dipertahankan. Bocoran terbaru menyebut Apple masih akan memakai bodi aluminium untuk lini Pro, meski material ini justru sempat memicu keluhan pada iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.
Kabar ini menarik karena Apple selama beberapa generasi terakhir sudah bolak-balik mengubah material rangka untuk model Pro. Di tengah rencana iPhone peringatan 20 tahun yang kabarnya akan hadir dengan desain benar-benar baru, seri iPhone 18 justru diperkirakan hanya mendapat perubahan kecil dan tetap membawa keputusan material yang kontroversial.
Aluminium tetap dipertahankan
Informasi tersebut datang dari pembocor Fixed Focus Digital yang membagikannya lewat Weibo. Ia menyebut iPhone 18 Pro kemungkinan besar masih akan menggunakan aluminium untuk rangka, alih-alih kembali ke titanium seperti yang dipakai Apple pada model Pro sebelumnya.
Keputusan ini mencuri perhatian karena Apple sempat memasarkan titanium sebagai material yang lebih premium dan lebih tahan lama. iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max memakai titanium, lalu iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max juga melanjutkannya dengan rangka yang sama.
Perubahan terjadi pada iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max ketika Apple kembali ke aluminium. Langkah itu langsung menuai kritik dari pengguna, terutama setelah muncul laporan tentang rangka yang mudah penyok dan bahkan mengalami perubahan warna.
Keluhan pada iPhone 17 belum mereda
Masalah pada rangka aluminium tampaknya bukan sekadar perdebatan soal rasa premium. Ada beberapa kasus ketika bingkai iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max dilaporkan mudah tergores atau terkelupas pada permukaan tertentu.
Fixed Focus Digital juga menyebut bahwa pengguna yang mencoba menghubungi Apple terkait chip pada permukaan perangkat mendapat jawaban bahwa kondisi tersebut merupakan karakteristik bawaan material. Dalam penjelasan itu, Apple menempatkannya sebagai bagian dari pemakaian normal dan aus wajar.
Kesan ini tentu memperkuat anggapan bahwa Apple sadar dengan konsekuensi penggunaan aluminium. Namun, laporan terbaru menunjukkan perusahaan tampaknya tidak ingin kembali memakai titanium untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Alasan biaya jadi faktor utama
Pilihan aluminium memang masuk akal dari sisi produksi. Titanium lebih sulit diproses dan biayanya juga lebih mahal, sehingga material itu menambah beban di sisi manufaktur.
Dalam situasi ketika harga komponen terus naik, Apple disebut berusaha menghemat di bagian mana pun yang memungkinkan. Langkah itu dinilai lebih realistis ketimbang menanggung biaya tambahan dan langsung membebankannya ke konsumen.
Ada pula laporan yang menyebut harga iPhone 18 series akan sama seperti iPhone 17 series. Jika skema itu benar, Apple tampaknya lebih memilih menyerap biaya produksi ketimbang menaikkan harga jual ke publik.
Desain layar ikut disorot
Selain urusan material, seri iPhone 18 juga dikabarkan mendapat sedikit pembaruan desain. Fokus awalnya tampak bukan pada perubahan total bentuk perangkat, melainkan penyegaran pada tampilan layar dan detail eksternal lain.
Ini membuat iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max berada di posisi yang menarik. Di satu sisi, Apple tampak menyiapkan pembaruan visual yang cukup untuk menjaga kesegaran lini Pro, tetapi di sisi lain tetap mempertahankan keputusan material yang sudah lebih dulu menimbulkan kontroversi.
Bagi pengguna yang berharap Apple kembali ke titanium, bocoran ini jelas mengecewakan. Namun bagi Apple, kombinasi desain baru yang ringan dan biaya produksi yang lebih terkendali tampaknya masih menjadi pertimbangan utama dalam merancang generasi berikutnya.
Source: www.notebookcheck.net






