Steam Machine Nyaris Dapat HDMI 2.1 Penuh, Main di TV Kini Terasa Jauh Lebih Masuk Akal

Author: Qoo Media

Kabar baru dari pengembangan driver Linux membuka peluang besar bagi Steam Machine untuk akhirnya mendapat dukungan HDMI 2.1 yang lebih lengkap. Perubahan ini penting karena perangkat berbasis SteamOS itu sejak awal diposisikan sebagai PC bergaya konsol yang sangat mungkin lebih sering dipakai di TV ketimbang monitor.

AMD kini menambahkan HDMI FRL atau Fixed Rate Link ke driver amdgpu di Linux. Langkah ini menjadi sinyal paling jelas sejauh ini bahwa hambatan utama untuk fitur HDMI 2.1 pada Steam Machine mulai terurai, meski dukungan penuh dan status resminya masih belum pasti.

Beberapa bulan lalu, absennya HDMI 2.1 menjadi salah satu kekurangan audio-video yang paling disorot pada Steam Machine. Valve kemudian menjelaskan bahwa mereka tidak bisa begitu saja menambahkan dukungan format HDMI yang lebih baru itu karena keterbatasan driver Linux open-source dan hambatan implementasi dari HDMI Forum.

Padahal, perangkat tersebut disebut secara teknis sudah memiliki perangkat keras yang dibutuhkan untuk port HDMI 2.1. Masalahnya bukan semata pada komponen fisik, melainkan pada sisi software dan izin implementasi yang mengatur bagaimana fitur itu bisa benar-benar diaktifkan di Linux.

Menurut Phoronix yang dikutip Ars Technica, pembaruan ini terlihat dalam catatan patch driver amdgpu terbaru. Dalam patch tersebut, Harry Wentland, SMTS Software Engineer di AMD, menyebut bahwa perusahaan telah menambahkan HDMI FRL ke driver display Linux itu.

FRL adalah bagian penting untuk membuka bandwidth HDMI yang lebih tinggi pada kabel 48Gbps yang kompatibel. Dengan bandwidth yang lebih besar, perangkat bisa mendukung resolusi dan refresh rate yang lebih tinggi, sekaligus membuka jalan bagi fitur yang tidak tersedia di HDMI 2.0 seperti VRR atau variable refresh rate.

Bagi pengguna Steam Machine, arti praktisnya cukup besar. HDMI 2.1 dibutuhkan untuk mencapai skenario seperti 4K pada 120fps dengan HDR dan VRR di TV, sesuatu yang sulit diwujudkan bila perangkat hanya bertumpu pada kemampuan HDMI 2.0.

Memang, Steam Machine tidak akan menjalankan semua game pada 4K/120fps. Namun untuk sejumlah judul yang lebih ringan, termasuk game indie, target seperti itu dinilai lebih realistis, dan fitur seperti VRR menjadi sangat relevan untuk menjaga pengalaman bermain tetap mulus.

Kenapa HDMI 2.1 penting untuk Steam Machine

Steam Machine sebenarnya sudah memiliki DisplayPort 1.4. Koneksi ini menawarkan bandwidth lebih tinggi dan sanggup menangani output hingga 4K/240Hz, tetapi keunggulan itu tidak otomatis menjawab kebutuhan utama perangkat di ruang keluarga.

Masalahnya, tidak banyak TV yang mendukung DisplayPort. Akibatnya, meski secara teknis DisplayPort 1.4 lebih mumpuni, kompatibilitas nyata untuk pemilik TV tetap lebih bergantung pada HDMI, khususnya HDMI 2.1.

Inilah alasan mengapa pembaruan driver dari AMD menjadi sangat penting. Jika dukungan FRL ini terus berkembang ke implementasi yang lebih lengkap, Steam Machine bisa jauh lebih cocok dengan TV modern yang mengandalkan HDMI 2.1 untuk fitur-fitur gaming terkini.

Masih ada detail teknis yang belum tuntas. Dukungan penuh spesifikasi HDMI 2.1, termasuk VRR dan Display Stream Compression atau DSC, belum dipastikan seluruhnya selesai diterapkan.

Selain itu, belum jelas apakah persoalan antara implementasi open-source Linux dan HDMI Forum sudah benar-benar selesai. Ketidakpastian ini juga memunculkan pertanyaan apakah Valve nantinya bisa memasarkan Steam Machine secara resmi dengan label dukungan HDMI 2.1.

Status rilis dan harga masih belum jelas

Di luar isu konektivitas video, Steam Machine juga masih menyisakan tanda tanya besar soal peluncuran. Sampai sekarang, jadwal rilis perangkat itu belum diumumkan secara pasti.

Harga jualnya juga belum diketahui. Valve memang sudah mengonfirmasi Steam Controller akan dirilis pada 4 Mei dengan harga $100, tetapi kepastian serupa belum diberikan untuk Steam Machine.

Valve sebelumnya menunda Steam Machine pada Februari di tengah krisis memori yang masih berlangsung. Saat perangkat ini akhirnya meluncur, biayanya diperkirakan akan jauh lebih tinggi dibanding rencana awal Valve.

Untuk saat ini, tambahan HDMI FRL pada driver amdgpu menjadi perkembangan teknis paling menjanjikan bagi masa depan Steam Machine di ruang keluarga. Jika proses ini berlanjut hingga dukungan penuh HDMI 2.1 benar-benar tersedia, perangkat tersebut akan berada di posisi yang jauh lebih kuat untuk memenuhi ekspektasi pengguna TV modern.

Source: www.xda-developers.com
Terbaru