Pebble Round 2 Tertahan Lagi, Masalah Produksi Bikin Jadwal Kirim Mundur

Pebble Watch 2 kembali tersendat justru saat minat terhadap jam tangan pintar bergaya klasik ini masih tinggi. Eric Migicovsky mengatakan perangkat itu belum siap masuk produksi massal karena masih ada masalah manufaktur yang harus diselesaikan.

Kabar ini juga berdampak langsung pada jadwal pengiriman. Pengiriman Pebble Round 2 kini diperkirakan baru dimulai pada Juli, sementara semua unit pre-order ditargetkan terkirim pada September.

Migicovsky menyampaikan penjelasan itu lewat unggahan di X dengan nada terbuka dan cukup rinci. Saat kunjungan ke China, tim menemukan masalah kosmetik kecil pada bodi jam, yaitu lekukan kecil di dekat titik sambungan strap lug dengan case.

Masalah tersebut muncul dari proses manufaktur, tepatnya dari CNC machining. Untuk mengatasinya, tim ingin menyesuaikan die pada proses metal injection molding dan menghindari potongan CNC tersebut.

Meski belum masuk produksi massal, Pebble Round 2 masih bisa dipesan lebih awal dengan harga $199. Perangkat ini membawa layar e-paper 1,3 inci yang dapat menampilkan 64 warna dan menerima input sentuh.

Daya tahan baterainya juga menjadi salah satu daya tarik utama. Pebble Round 2 diklaim mampu bertahan sekitar dua minggu berkat efisiensi layar e-paper yang digunakan.

Namun, perangkat ini tetap datang dengan kompromi yang cukup terasa bagi sebagian calon pembeli. Pebble Round 2 tidak menyertakan monitor detak jantung, fitur yang kini sudah hampir menjadi standar di banyak smartwatch.

Migicovsky juga memberi kabar tambahan soal aksesori. Tali kulit untuk Pebble Round 2 disebut akan tersedia dalam pilihan warna hitam dan cokelat.

Dengan status produksi yang masih tertahan, fokus utama Pebble kini bukan pada peluncuran, melainkan memastikan masalah manufaktur benar-benar beres. Selama itu belum tercapai, jadwal pengiriman Pebble Round 2 tetap bergantung pada penyelesaian perbaikan di lini produksi.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait

Back to top button