Permintaan Chip AI Membuat Harga Laptop dan Ponsel Pintar Ikut Tertekan Naik

Author: Qoo Media

Harga laptop, ponsel pintar, hingga konsol gim mulai bergerak naik di sejumlah pasar karena pasokan chip memori untuk kebutuhan AI semakin ketat. Lonjakan permintaan dari pusat data kecerdasan buatan membuat komponen yang biasanya dipakai di perangkat konsumen kian sulit didapat.

Kondisi itu memunculkan perubahan yang cukup tajam di pasar elektronik. Yang sebelumnya dikenal sebagai industri dengan tren harga turun, kini justru menghadapi kenaikan harga dan penyesuaian spesifikasi pada sejumlah produk.

Pasokan untuk AI Menyerap Chip Memori

Lembaga penyiaran publik Belanda, NOS, melaporkan pada Sabtu (11/7) bahwa pembelian chip memori dalam skala besar oleh pengelola pusat data AI membatasi ketersediaan komponen untuk perangkat konsumen. Akibatnya, produsen elektronik harus bersaing untuk mendapatkan pasokan yang sama.

Tweakers, situs teknologi Belanda, ikut menyoroti dampaknya lewat data Pricewatch yang menunjukkan konsumen kini membayar lebih mahal antara 50 euro hingga 200 euro, tergantung kapasitas memori perangkat yang dibeli. Tomas Hochstenbach dari Tweakers mengatakan, “Kami sebenarnya sudah terbiasa melihat harga perangkat elektronik terus turun. Namun saat ini, kemungkinan besar perangkat yang Anda beli justru memiliki spesifikasi lebih rendah dibandingkan perangkat yang tersedia setahun lalu.”

Harga Naik di Berbagai Merek

Dampaknya terlihat pada sejumlah merek populer. Samsung Galaxy A kini dijual sekitar 50 euro lebih mahal dibandingkan seri tahun lalu, meski spesifikasi dan kapasitas memorinya hampir serupa.

Di segmen konsol, harga PlayStation 5 tercatat naik sekitar 100 euro dibandingkan awal tahun ini. Microsoft juga mengumumkan kenaikan harga konsol Xbox sebesar 50 euro di Belanda mulai Agustus mendatang, sementara Apple menaikkan harga laptopnya sedikitnya 100 euro pada bulan lalu.

Produk Perubahan Harga Keterangan
Samsung Galaxy A Naik sekitar 50 euro Dibandingkan seri tahun lalu, spesifikasi dan memori hampir serupa
PlayStation 5 Naik sekitar 100 euro Dibandingkan awal tahun ini
Xbox Naik 50 euro Berlaku di Belanda mulai Agustus
Laptop Apple Naik sedikitnya 100 euro Dinaikkan pada bulan lalu

Spesifikasi Turun, Harga Tetap

Selain kenaikan harga langsung, ada juga penyesuaian spesifikasi yang membuat konsumen mendapat nilai lebih rendah pada banderol yang sama. Sejumlah produsen laptop berbasis Windows mulai memasang memori 8 GB, turun dari standar sebelumnya 16 GB, tetapi tetap mempertahankan harga jual.

Perubahan ini menjadi sinyal bahwa tekanan pasokan belum selesai. Produsen chip utama seperti Micron memprediksi keterbatasan pasokan akibat tingginya permintaan industri AI akan terus berlanjut setidaknya hingga tahun 2028.

Dengan kondisi tersebut, pasar perangkat konsumen tampaknya masih akan menghadapi kombinasi yang tidak nyaman, yakni harga yang lebih tinggi dan spesifikasi yang lebih rendah pada sejumlah model.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru