Pertamina Kejar 400 Ribu Barel Avtur, Sinyal Cadangan Mei 2026 Sedang Dikebut?

PT Pertamina (Persero) tengah mencari tiga kargo avtur dengan total volume sekitar 400.000 barel untuk pengiriman pada Mei. Berdasarkan pantauan pada Selasa (28/4/2026), langkah ini dilakukan untuk mengamankan pasokan bahan bakar jet di tengah kebutuhan distribusi yang terus berjalan.

Pengadaan tersebut mencakup satu kargo berisi sekitar 200.000 barel dan dua kargo lain masing-masing 100.000 barel. Jadwal kedatangan yang dibidik berada pada rentang 2-4 Mei, 3-5 Mei, dan 18-20 Mei, seperti dilaporkan Bloombergtechnoz.

Skema pengadaan dan tenggat penawaran

Proses pencarian pasokan avtur itu dilakukan dengan skema free on board atau FOB di wilayah perairan tertentu. Dalam laporan yang dikutip, disebutkan bahwa Pertamina Indonesia mencari tiga pasokan bahan bakar Jet A-1 untuk pengiriman Mei dengan basis FOB Selat.

Manajemen juga menetapkan batas pengajuan dokumen penawaran hingga Selasa (28/4/2026) pukul 11.30 WIB. Masa berlaku penawaran kemudian dibatasi sampai Rabu (29/4/2026) pukul 18.00 WIB.

Upaya pengamanan pasokan energi

Pencarian avtur ini muncul di saat Pertamina juga aktif mengamankan pasokan minyak mentah dari pasar internasional. Perusahaan dilaporkan baru saja membeli kargo minyak dari Afrika Barat dan Brasil, termasuk Kole dari Kamerun, Rabi Light dari Gabon, serta Mero dari Brasil untuk pengiriman Mei hingga Juni.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan menghadapi volatilitas pasar energi di Asia yang terdampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Dalam situasi seperti itu, pasokan bahan bakar penerbangan dan komoditas energi lain menjadi krusial agar kebutuhan domestik tetap terjaga.

Tender lain yang sempat dibuka

Selain avtur, Pertamina juga tercatat membuka tender untuk dua kargo solar kadar sulfur 0,25% dan bensin RON 98 pada awal Maret. Dokumen yang beredar saat itu menyebut masing-masing kargo berukuran sekitar 200.000 barel dengan basis pengiriman CFR Tuban dan CFR IBT Pulau Laut.

Batas akhir penawaran dalam tender tersebut ditetapkan pada pukul 10 pagi waktu Jakarta pada 9 Maret, lalu berlaku hingga pukul 6 sore keesokan harinya. Informasi itu menunjukkan bahwa perusahaan terus menyesuaikan kebutuhan pasokan melalui sejumlah jalur pengadaan yang berbeda.

Hingga kini, perwakilan resmi Pertamina belum memberikan penjelasan tambahan mengenai rincian operasional dari rangkaian tender pengadaan bahan bakar tersebut. Namun, pencarian tiga kargo avtur total 400.000 barel untuk Mei memperlihatkan fokus perusahaan dalam menjaga kontinuitas suplai bahan bakar pesawat di tengah dinamika pasar energi global.

Terkait