Pegadaian Medan Turun ke Dua Masjid, Sedekah Jumat Jadi Wajah Nyata Kepedulian Sosial

Author: Qoo Media

Pegadaian Kanwil I Medan kembali menunjukkan pendekatan sosial yang dekat dengan masyarakat melalui program Sedekah Jumat bertajuk Mengetuk Pintu Langit. Aksi ini digelar di dua lokasi rumah ibadah dan menyasar warga di sekitar area operasional perusahaan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026, dan dijalankan oleh Unit Pelayanan Cabang (UPC) Lodendang serta UPC Sidorukun di bawah naungan Cabang CP Krakatau. Penyaluran bantuan difokuskan ke lingkungan masjid sebagai ruang yang akrab dengan aktivitas sosial warga setempat.

Bantuan Langsung di Dua Titik Lokasi

Dua lokasi utama yang menjadi sasaran kegiatan adalah Masjid Al-Ma’ruf di Jalan Sidorukun dan Masjid Nur Chadijah di Komplek Wartawan, Jalan Letterpress Ujung. Di dua titik itu, Pegadaian menyalurkan paket bantuan berupa makanan ringan untuk masyarakat sekitar.

Isi bantuan yang dibagikan terdiri dari kue kotak dan air mineral. Paket tersebut diberikan secara langsung kepada warga yang berada di lingkungan masjid.

Program ini dirancang untuk memberi manfaat segera bagi penerima bantuan. Di saat yang sama, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara perusahaan dan komunitas lokal.

Bagian dari Program Pegadaian Peduli

Pegadaian menempatkan kegiatan Sedekah Jumat ini sebagai bagian dari payung besar program Pegadaian Peduli. Program tersebut dijalankan secara konsisten sebagai wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang berkelanjutan.

Perwakilan UPC Lodendang dan UPC Sidorukun menilai agenda rutin ini memiliki nilai sosial yang tinggi. Program ini dipandang efektif untuk membangun kedekatan sosial yang lebih intim dengan warga.

“Melalui program Sedekah Jumat ini, kami ingin terus hadir di tengah masyarakat dan berbagi kebahagiaan. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar perwakilan Pegadaian.

Komitmen yang Ingin Diperluas

Pimpinan Cabang CP Krakatau, Amelia Besty Gaiety, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat sekitar. Ia juga menyampaikan komitmen agar manfaat program bisa menjangkau lebih banyak elemen masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat sekitar. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan program Sedekah Jumat secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas,” tutur Amelia Besty Gaiety.

Kehadiran tim Pegadaian di lapangan mendapat respons positif dari komunitas setempat. Warga mengapresiasi langkah perusahaan yang turun langsung memberikan perhatian kepada lingkungan sosial di sekitarnya.

Pegadaian memosisikan diri bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Semangat ini sejalan dengan upaya perusahaan memperkuat nilai kebersamaan di area operasionalnya.

Dorongan Sosial Sejalan dengan Transformasi Bisnis

Pegadaian Kanwil I Medan menyebut inisiatif sosial ini selaras dengan semangat mengEMASkan Indonesia. Perusahaan terus memperluas jangkauan tanggung jawab sosial agar setiap program memberi dampak nyata bagi penerima manfaat.

Pegadaian sendiri berdiri sejak 1 April 1901 di Sukabumi dan kini terus bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif. Setelah bergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM pada 2021, layanan finansial yang ditawarkan semakin beragam.

Pengembangan bisnis juga menyasar produk berbasis emas setelah Pegadaian mendapat izin dari OJK untuk menjalankan kegiatan usaha bulion. Layanan itu mencakup perdagangan emas, pinjaman modal kerja, hingga deposito emas.

Akses masyarakat terhadap tabungan emas, cicil emas, dan arisan emas juga semakin mudah. Produk tersebut bisa diakses melalui outlet fisik, jaringan agen, dan platform digital aplikasi Tring! by Pegadaian.

Terbaru