Harga emas Antam hari ini, Senin 6 Juli 2026, tercatat stagnan di level Rp2.670.000 per gram. Data yang dirilis melalui laman resmi Logam Mulia menunjukkan harga tersebut tidak bergerak dibanding perdagangan sebelumnya.
Kondisi serupa juga terlihat pada harga jual kembali atau buyback emas Antam yang tetap berada di posisi Rp2.429.000 per gram. Angka buyback ini menjadi patokan utama bagi investor yang ingin melepas emas kembali ke Antam.
Rincian harga emas Antam hari ini
Antam menyediakan pilihan ukuran emas batangan yang cukup beragam, mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram. Berikut daftar harga yang tercatat pada perdagangan hari ini.
| Ukuran Emas | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.385.000 |
| 1 gram | Rp2.670.000 |
| 2 gram | Rp5.280.000 |
| 3 gram | Rp7.895.000 |
| 5 gram | Rp13.125.000 |
| 10 gram | Rp26.195.000 |
| 25 gram | Rp65.362.000 |
| 50 gram | Rp130.645.000 |
| 100 gram | Rp261.212.000 |
| 250 gram | Rp652.765.000 |
| 500 gram | Rp1.305.320.000 |
| 1.000 gram (1 kg) | Rp2.610.600.000 |
Harga pada beberapa pecahan besar bergerak sejalan dengan harga per gram dan tetap mencerminkan posisi pasar yang belum berubah. Bagi pembeli ritel, pecahan 0,5 gram dan 1 gram masih menjadi ukuran yang paling mudah diakses.
Ketentuan pajak dalam transaksi emas
Setiap transaksi emas batangan mengikuti ketentuan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Dalam pembelian emas, PPh Pasal 22 dikenakan sebesar 0,25 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP, dan setiap transaksi disertai bukti potong.
Untuk penjualan kembali atau buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, tarif pajak berlaku berbeda. Pemilik NPWP dikenakan 1,5 persen, sedangkan non-NPWP dikenakan 3 persen, dan pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi yang diterima pelanggan.
Stagnannya harga emas Antam hari ini membuat pasar masih berada dalam fase tunggu, terutama bagi investor yang memantau peluang masuk atau melepas kepemilikan emas batangan. Dengan buyback tetap di Rp2.429.000 per gram, keputusan transaksi masih akan sangat bergantung pada kebutuhan dan strategi masing-masing pembeli maupun pemilik emas.
Source: mediaindonesia.com






