Prihasto Setyanto Jadi Plt Dirut Bulog, Novi Helmy Kembali Berkarier di TNI

Author: Qoo Media

Perombakan penting terjadi di jajaran Direksi Perum Bulog, di mana Prihasto Setyanto diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama, menggantikan Novi Helmy Prasetya. Penunjukan ini resmi berlaku sejak 30 Juni 2025 melalui Keputusan Menteri BUMN, Erick Thohir, yang mengatur perubahan struktur kepemimpinan di perusahaan yang berperan penting dalam ketahanan pangan nasional tersebut.

Dalam keterangannya, Perum Bulog mencatat bahwa Novi Helmy mengundurkan diri dari posisinya setelah berkontribusi signifikan dalam memperkuat peran perusahaan. Ia diakui telah mendorong berbagai transformasi dan kemajuan, dan seluruh jajaran Bulog menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang diberikan selama menjabat. Kini, Novi melanjutkan karirnya kembali dalam institusi TNI, yang menandai babak baru dalam pengabdiannya setelah bertugas di sektor publik.

Prihasto Setyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengadaan, kini tidak hanya mengambil alih posisi Direktur Utama, tetapi juga akan bertanggung jawab penuh atas pengadaan barang di Bulog. Sepanjang karirnya, Prihasto dikenal memiliki pengalaman luas dalam manajemen dan strategi. Diharapkan, kepemimpinannya dapat membawa perubahan positif serta memperkuat fungsi Bulog dalam menjaga pasokan dan kualitas pangan di Indonesia.

Susunan Direksi Baru Bulog

Setelah perombakan ini, struktur direksi Bulog terdiri dari:

  1. Pelaksana Tugas Direktur Utama sekaligus Direktur Pengadaan: Prihasto Setyanto
  2. Wakil Direktur Utama: Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq
  3. Direktur Bisnis: Febby Novita
  4. Direktur Keuangan: Hendra Susanto
  5. Direktur Operasional dan Pelayanan Publik: Mokhamad Suyamto
  6. Direktur SDM dan Umum: Sudarsono Hardjosoekarto

Perubahan ini diyakini akan membawa efek positif bagi kinerja Bulog dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Sementara itu, kembali ke TNI, Novi Helmy Prasetya menyebutkan bahwa ia merasa panggilan untuk kembali mengabdi di bidang militer adalah keputusan yang tepat. Sebagai seorang yang telah berpengalaman di kedua sektor, baik BUMN maupun TNI, Novi menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Kementerian BUMN, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, terus melakukan langkah strategis untuk mengoptimalkan peran BUMN dalam berbagai sektor. Sejumlah perombakan lainnya di lingkungan BUMN diharapkan dapat mendukung pencapaian tujuan yang lebih luas, termasuk penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, dan penguatan daya saing nasional.

Seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat berharap bahwa dengan perubahan kepemimpinan ini, Perum Bulog dapat lebih baik dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai lembaga utama dalam menjaga stabilitas harga pangan dan distribusi yang efisien di seluruh Indonesia. Prihasto Setyanto diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan kedepan, termasuk perubahan iklim, fluktuasi pasar, dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Dengan pengabdian Novi Helmy di TNI dan kepemimpinan baru di Bulog, kedua institusi ini diharapkan bisa saling berkontribusi dalam menciptakan ekosistem yang lebih baik serta memberikan layanan yang optimal bagi masyarakat.

Terbaru