Ayaneo meluncurkan Pocket Micro 2 sebagai pembaruan untuk handheld retro berukuran ringkas dengan format horizontal. Perangkat ini datang dengan fokus utama pada kenaikan performa besar, baterai lebih besar, dan penyempurnaan kontrol fisik tanpa meninggalkan desain inti generasi sebelumnya.
Daya tarik terbesarnya ada pada kombinasi layar 3,5 inci berasio 3:2 dan baterai 3.950mAh. Formula itu membuat Pocket Micro 2 menonjol untuk penggemar emulasi gim klasik, terutama Game Boy Advance, sambil tetap membawa spesifikasi yang lebih kuat untuk pemakaian modern.
Fokus pada emulasi Game Boy Advance
Ayaneo mempertahankan layar LCD 3,5 inci dengan resolusi 960 x 640. Panel ini memakai rasio 3:2, format yang dinilai sangat cocok untuk emulasi Game Boy Advance.
Resolusi tersebut memungkinkan gim GBA berjalan pada skala integer native 4x. Hasilnya, tampilan dapat terhindar dari peregangan gambar atau bilah hitam yang umum muncul di layar 16:9 atau 4:3.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Ayaneo tidak sekadar menaikkan spesifikasi, tetapi juga menjaga karakter perangkat sebagai konsol retro portabel. Di kelas handheld Android ringkas, kecocokan layar dengan kebutuhan emulasi sering menjadi faktor pembeda utama.
Performa naik 220 persen
Di sektor dapur pacu, Pocket Micro 2 memakai prosesor Qualcomm kustom yang disebut sebanding dengan Snapdragon 865. Nama chip pastinya belum diungkap, tetapi Ayaneo mengklaim peningkatan performa mencapai 220 persen dibanding model generasi pertama.
Kenaikan ini menjadi salah satu perubahan paling besar pada perangkat baru tersebut. Untuk menopang hardware yang lebih menuntut, Ayaneo juga menyematkan sistem pendingin aktif agar suhu tetap terkendali saat bermain.
Baterainya ikut ditingkatkan sebesar 52 persen menjadi 3.950mAh. Kapasitas yang lebih besar ini memberi ruang lebih aman untuk mendukung performa tinggi dan sesi bermain yang lebih panjang.
Desain tetap ringkas, material dibuat premium
Secara fisik, Pocket Micro 2 masih berada di kategori handheld kompak. Dimensinya 162 x 67,8 x 18 mm dengan bobot 248 gram.
Ayaneo memakai middle frame berbahan metal yang diproses dengan CNC. Material ini memberi kesan lebih premium sekaligus menjaga identitas desain perangkat yang tetap ramping.
Meski mempertahankan bentuk dasarnya, Ayaneo melakukan beberapa penyesuaian penting pada sisi ergonomi. Perubahan itu terutama terlihat pada tata letak dan ukuran kontrol.
Kontrol diperbarui untuk akurasi dan kenyamanan
Pocket Micro 2 kini memakai D-pad yang lebih besar serta tombol ABXY yang juga diperbesar. Langkah ini berpotensi meningkatkan kenyamanan saat memainkan gim aksi cepat atau judul retro yang sangat bergantung pada input presisi.
Ayaneo juga menyematkan dual analog stick TMR atau Tunneling Magnetoresistance yang dibuat cekung ke dalam bodi. Desain ini ditujukan untuk meningkatkan presisi input tanpa menambah ketebalan profil perangkat.
Tombol bahu L1/L2 dan R1/R2 dirancang terpisah dengan perbedaan tinggi bertingkat. Tujuannya agar pengguna lebih mudah membedakan tombol hanya melalui sentuhan saat bermain.
Fitur konektivitas dan sistem
Untuk konektivitas, handheld ini dibekali port USB-C 3.1 full-featured. Port tersebut mendukung transfer data sekaligus pengisian cepat USB-PD.
Ayaneo juga tetap mempertahankan fitur standar yang penting untuk handheld modern. Daftarnya mencakup slot kartu microSD untuk ekspansi penyimpanan, Wi‑Fi 6, Bluetooth 5.1, dan jack audio 3,5 mm.
Pocket Micro 2 menjalankan Android. Untuk pengelolaan gim dan pengaturan perangkat, Ayaneo menyertakan perangkat lunak AyaSpace.
Varian warna dan harga
Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Midnight Black dan Frosty White. Untuk model 6GB RAM dan 128GB storage, harga pembukaan dimulai dari $239, turun dari harga reguler $269.
Varian 8GB RAM dan 256GB storage ditawarkan seharga $279 selama periode peluncuran. Setelah itu, harga normalnya tercatat di $309.
Ayaneo juga menyiapkan versi edisi terbatas Stardust Purple. Varian ini hanya tersedia dalam konfigurasi 8GB + 256GB dengan harga early bird $309, lebih rendah dari harga retail standarnya yang berada di $339.
Dengan paket itu, Pocket Micro 2 diposisikan sebagai handheld retro Android yang tetap kecil tetapi kini jauh lebih bertenaga. Ayaneo tampak menaruh perhatian besar pada tiga area yang paling sering dicari pengguna perangkat semacam ini, yakni kualitas layar untuk emulasi, kontrol yang nyaman, dan daya tahan yang lebih baik.
Source: www.gizmochina.com






