HyperOS 4 Disebut Meluncur Bulan Depan, Xiaomi Janjikan Lompatan Performa yang Terasa

Peluncuran HyperOS 4 disebut semakin dekat, dengan sejumlah pembocor dari China mengindikasikan debut resminya bisa terjadi seawal bulan depan, yakni Agustus. Pembaruan ini menarik perhatian karena dikabarkan membawa lonjakan performa besar, perubahan desain antarmuka, dan penambahan fitur AI untuk perangkat Xiaomi yang kompatibel.

Fokus utama kabar ini ada pada perombakan mendasar di balik layar, bukan sekadar penyegaran tampilan. HyperOS 4 disebut dibangun ulang untuk menghadirkan sistem yang lebih ringan, lebih mulus, dan lebih efisien dalam penggunaan memori saat dipakai jangka panjang.

Performa jadi sorotan utama

Menurut bocoran yang beredar, HyperOS 4 dibangun dengan bahasa pemrograman Rust dan framework Flutter untuk komponen intinya. Langkah ini disebut diikuti dengan penghapusan penuh kode lama MIUI, sehingga arsitektur sistem menjadi lebih bersih.

Dampaknya diklaim cukup signifikan pada pengalaman harian. Angka uji awal menyebut kelancaran sistem secara keseluruhan bisa meningkat sekitar 40 persen.

Selain itu, kemampuan sistem mempertahankan aplikasi tetap aktif di latar belakang disebut naik 35 persen. Konsumsi memori saat perangkat dalam kondisi idle juga dilaporkan turun sekitar 25 hingga 30 persen.

Laporan yang sama juga menyebut penurunan performa setelah satu tahun pemakaian terus-menerus dapat ditekan hingga hanya sekitar 5 persen. Jika klaim ini terbukti saat rilis resmi, HyperOS 4 bisa menjadi salah satu pembaruan Xiaomi yang paling penting dari sisi optimasi sistem.

Bukan hanya cepat, tapi juga tampil baru

Di luar performa, HyperOS 4 juga disebut akan membawa bahasa desain baru Xiaomi bernama Liquid Glass. Pendekatan ini dikabarkan menghadirkan visual yang lebih lembut dengan nuansa terinspirasi efek 2.5D.

Dua gaya antarmuka juga disebut sedang disiapkan, yakni Transparent dan Soft mode. Kombinasi ini memberi sinyal bahwa Xiaomi ingin mengubah kesan visual sistem secara lebih jelas, bukan hanya menyentuh ikon atau animasi kecil.

Perubahan desain seperti ini penting karena HyperOS kini diposisikan sebagai fondasi lintas perangkat Xiaomi. Artinya, tampilan baru itu kemungkinan tidak hanya terasa di ponsel, tetapi juga di tablet, perangkat rumah pintar, dan kendaraan yang berada dalam ekosistem yang sama.

Ekosistem lintas perangkat makin ditekankan

HyperOS 4 dikabarkan akan memperkuat konektivitas antarperangkat Xiaomi. Fokusnya mencakup ponsel, tablet, produk smart home, hingga kendaraan.

Kecepatan transfer file antarperangkat yang didukung disebut bisa meningkat hingga 300 persen. Selain itu, kesinambungan aplikasi antar layar juga diharapkan menjadi lebih mulus saat pengguna berpindah dari satu perangkat ke perangkat lain.

Ada pula laporan mengenai framework koordinasi AI terpadu yang disiapkan untuk memperbaiki komunikasi antarperangkat Xiaomi. Ini menunjukkan bahwa Xiaomi tidak hanya mengejar performa tiap perangkat, tetapi juga pengalaman ekosistem yang terasa lebih terhubung.

AI lokal jadi salah satu daya tarik baru

HyperOS 4 juga dirumorkan akan mengintegrasikan model AI on-device milik Xiaomi, termasuk Mimo dan agen AI Miclaw. Pendekatan ini penting karena pemrosesan dilakukan langsung di perangkat, bukan bergantung penuh pada cloud.

Beberapa fungsi yang disebut akan didukung mencakup peringkasan dokumen, terjemahan multibahasa, dan pengeditan gambar berbasis AI. Karena berjalan secara lokal, fitur-fitur ini disebut dapat memberi privasi yang lebih baik sekaligus respons yang jauh lebih cepat dibanding layanan AI berbasis cloud.

Keputusan Xiaomi mendorong AI lokal juga sejalan dengan tren industri yang mulai menempatkan efisiensi dan privasi sebagai nilai jual utama. Bagi pengguna, manfaat yang paling terasa biasanya hadir dalam bentuk fitur yang tetap bisa diakses dengan cepat tanpa ketergantungan besar pada koneksi internet.

Jadwal peluncuran dan perangkat yang disebut berpeluang menerima pembaruan

Jika jadwal yang beredar tidak berubah, HyperOS 4 bisa meluncur bersamaan dengan seri Xiaomi 18 atau ponsel lipat generasi berikutnya dari Xiaomi. Setelah itu, pembaruan disebut akan digulirkan secara bertahap ke perangkat lain.

Beberapa lini yang disebut dalam laporan awal mencakup seri Xiaomi 17, Xiaomi 15, dan Redmi K90. Meski begitu, daftar ini masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk memastikan model mana saja yang benar-benar masuk gelombang pembaruan.

Untuk saat ini, seluruh informasi tersebut masih berada di ranah bocoran dan laporan awal. Namun, arah pembaruan yang berfokus pada performa, efisiensi memori, desain baru, konektivitas lintas perangkat, dan AI lokal memberi gambaran bahwa HyperOS 4 dipersiapkan sebagai lompatan besar berikutnya dalam strategi software Xiaomi.

Source: www.gizmochina.com
Terkait