iQOO Neo11 dan Neo11 Pro Bocor: Chipset Kencang, Layar 2K, dan Baterai 7.000mAh

Author: Qoo Media

iQOO tengah bersiap meluncurkan seri terbaru dari lini Neo dengan bocoran spesifikasi iQOO Neo11 dan Neo11 Pro yang mulai bermunculan di jagat maya. Informasi awal menunjukkan bahwa kedua perangkat akan membawa sejumlah peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, termasuk layar beresolusi tinggi, chipset terbaru, dan dukungan pengisian daya super cepat. Bocoran ini memberi gambaran awal kepada publik tentang apa yang bisa diharapkan dari duo flagship killer tersebut.

Layar besar dengan resolusi 2K dan sensor sidik jari ultrasonik

Menurut laporan yang beredar, iQOO Neo11 dan Neo11 Pro sama-sama akan mengusung layar berukuran sekitar 6,8 inci dengan resolusi “2K”. Layar tersebut diyakini berasal dari pemasok asal Tiongkok, yang menjadi pilihan iQOO untuk menjaga efisiensi biaya tanpa mengorbankan kualitas visual.

Selain itu, kedua model akan dibekali sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, fitur yang biasanya hanya ditemukan pada perangkat flagship premium. Penggunaan sensor ini menunjukkan komitmen iQOO dalam meningkatkan pengalaman pengguna, khususnya dalam hal keamanan dan responsivitas.

Performa didukung oleh dua chipset unggulan berbeda

Salah satu perbedaan utama antara Neo11 dan Neo11 Pro terletak pada sektor dapur pacu. Berdasarkan pola yang digunakan tahun lalu, kemungkinan besar Neo11 Pro akan ditenagai oleh MediaTek Dimensity 9500, sedangkan versi reguler (Neo11) akan mengandalkan Snapdragon 8 Elite dari Qualcomm.

Pada seri sebelumnya, iQOO Neo10 Pro menggunakan Dimensity 9400, sementara Neo10 standar dibekali Snapdragon 8 Gen 3. Maka dari itu, pemilihan SoC tahun ini tampaknya mengikuti strategi serupa dengan mempertahankan posisi Neo Pro sebagai versi yang lebih kuat secara teknis.

Pengisian daya cepat dan kapasitas baterai jumbo

Baik iQOO Neo11 maupun Neo11 Pro diperkirakan akan mendukung pengisian daya cepat 100W melalui kabel, sebuah fitur yang menjadi standar baru bagi perangkat flagship dan kelas menengah premium. Kemampuan ini memungkinkan pengguna mengisi penuh baterai dalam waktu yang relatif singkat.

Selain itu, rumor yang beredar menyebutkan bahwa kedua model akan dibekali baterai berkapasitas sekitar 7.000 mAh. Jika benar, ini akan menjadi salah satu baterai terbesar di segmennya, menawarkan daya tahan luar biasa untuk kebutuhan multitasking dan gaming.

Perbedaan pada sektor kamera ultrawide masih belum pasti

Pada iQOO Neo10 tahun lalu, perbedaan mencolok antara versi reguler dan Pro ada pada sektor kamera ultrawide. Neo10 hanya dibekali sensor 8 MP, sedangkan Neo10 Pro menggunakan kamera ultrawide 50 MP yang jauh lebih unggul.

Untuk iQOO Neo11 dan Neo11 Pro, belum ada konfirmasi apakah strategi ini akan kembali diterapkan. Namun, jika iQOO tetap mempertahankan pendekatan serupa, pengguna bisa mengharapkan peningkatan kualitas fotografi yang signifikan pada varian Pro.

Kehadiran desain premium dengan rangka logam

Satu lagi detail yang menarik adalah penggunaan rangka logam pada kedua perangkat. Ini menjadi nilai tambah dari sisi estetika dan durabilitas, serta memperkuat kesan premium yang selama ini dicari oleh konsumen di kelas menengah atas.

Mengingat iQOO selama ini dikenal sebagai sub-brand dari vivo yang fokus pada performa dan inovasi teknologi, kombinasi desain solid dengan spesifikasi tinggi menjadi daya tarik utama yang konsisten ditawarkan.

Peluncuran iQOO Neo11 dan Neo11 Pro diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat, mengingat Neo10 diluncurkan pada November tahun lalu di Tiongkok. Jika iQOO mengikuti siklus tahunan yang sama, maka besar kemungkinan duo Neo11 ini akan dirilis menjelang akhir tahun 2025. Para penggemar gadget kini menantikan konfirmasi resmi dan informasi harga dari iQOO dalam beberapa minggu mendatang.

Terbaru