Ledakan Gagal Menjadi Tragedi, 9 Kejutan Ini Justru Membalikkan Situasi Perfect Crown

Ledakan di Balai Konsulat dalam drakor Perfect Crown bukan sekadar insiden besar yang mengancam nyawa Pangeran Agung I An. Peristiwa itu justru membuka serangkaian kejutan yang membuat rencana Min Jung Woo dan tuan Inpyeong berantakan.

Yang paling mengejutkan, bahaya ternyata sudah lebih dulu tercium oleh ibu suri. Sebelum ledakan terjadi, ia mencoba menghubungi I An untuk memperingatkan bahwa sang pangeran agung sedang dalam bahaya.

Penyelamatan yang tidak diperhitungkan

Rencana Min dan Inpyeong berubah total saat Seong Hui Ju nekat menerobos ke tengah kebakaran. I An akhirnya diselamatkan oleh Hui Ju dan ajudan Choi, bukan oleh skenario yang tampaknya sudah disiapkan para pelaku.

Aksi itu juga memperlihatkan bahwa Hui Ju tidak tinggal diam saat ancaman datang. Ia langsung mendesak Min untuk melakukan penyelidikan dan tampak yakin ledakan itu disengaja.

Reaksi Min yang makin tertekan

Bukannya tenang, Min justru naik pitam melihat reaksi Hui Ju. Dalam kekesalan itu, ia tanpa sengaja menyuruh perempuan yang disukainya itu untuk tidak memedulikan insiden tersebut.

Situasi itu membuat posisinya semakin sulit. Min tidak hanya harus menghadapi Hui Ju, tetapi juga tekanan dari berbagai pihak yang menuntut pernyataan resmi soal ledakan dan kondisi terkini I An.

Di sisi lain, Min juga tidak menduga Hui Ju akan bergerak begitu cepat. Hui Ju langsung menyelidiki dengan mengecek siapa saja yang datang ke Balai Konsulat sebelum insiden terjadi.

I An pulih lebih cepat dari perkiraan

Kejutan lain datang ketika I An siuman lebih cepat dari perkiraan. Min tampak kaget karena dirinya belum menyiapkan berbagai hal untuk menghadapi perubahan itu.

Kondisi tersebut membuat rencana lanjutan menjadi semakin rumit. Min dan Inpyeong semula tampak berada di atas angin, tetapi situasinya justru bergeser begitu cepat setelah I An sadar.

Ibu suri mulai sulit dikendalikan

Di tengah kekacauan itu, Min juga menghadapi sikap ibu suri yang mulai tidak bisa diajak kompromi. Perempuan itu menolak menggantikan I An untuk mengambil alih perwalian atas raja.

Penolakan itu penting karena mengubah peta kekuasaan di istana. Min tidak lagi berhadapan dengan pihak yang mudah diarahkan, apalagi saat ancaman terhadap I An belum benar-benar mereda.

Rahasia keluarga yang dibongkar dari arah tak terduga

Salah satu momen paling mengejutkan terjadi ketika ibu suri justru membongkar kejahatan ayahnya kepada pangeran agung I An. Pengakuan itu membuat arah konflik meluas dari sekadar ledakan menjadi persoalan keluarga dan istana.

Setelah itu, Min terpaksa menyelidiki Inpyeong lebih jauh. Ia juga baru mengetahui bahwa sebelum ledakan, I An sempat pergi ke Balai Konsulat untuk menemui Perdana Menteri Min.

Banyak pihak ternyata melindungi I An

Perdana Menteri Min dan Inpyeong tampaknya keliru membaca situasi. Mereka tidak menduga ada begitu banyak pihak yang tulus berusaha melindungi I An.

Ajudan baru, Do Hye Jeong, bahkan memberi tahu Hui Ju soal tujuan kedatangan I An ke Balai Konsulat sebelum ledakan. Informasi itu semakin mempersempit ruang gerak Min dan Inpyeong, terutama setelah I An berhasil diselamatkan.

Dengan rangkaian kejutan itu, insiden ledakan di Perfect Crown berubah dari ancaman fisik menjadi titik balik yang mengguncang banyak hubungan di istana. Min kini harus menghadapi penyelidikan, tekanan publik, I An yang selamat lebih cepat, dan ibu suri yang justru membuka rahasia paling berbahaya.

Source: www.idntimes.com
Terkait