Sorotan menuju Piala Dunia 2026 kini mengarah ke Ronwen Williams, dan Aaron Mokoena melihat momen itu sebagai ujian sekaligus peluang besar. Legenda Afrika Selatan itu menilai kapten Bafana Bafana tersebut sudah pantas berada di antara para elit sepak bola dunia.
Mokoena meminta Williams tidak menyia-nyiakan panggung yang akan datang. Ia menekankan bahwa status sebagai kapten di Piala Dunia membawa tanggung jawab besar, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk tim, negara, dan benua.
Dari pengalaman kapten ke pesan untuk Williams
Mokoena memahami tekanan yang menyertai ban kapten karena ia pernah memimpin Bafana Bafana di Piala Dunia 2010. Saat berbicara kepada Majalah Mamelodi Sundowns, ia mengenang bagaimana tim saat itu mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Ia juga mengingat momen ketika skuad melintasi jalanan Sandton dengan bus terbuka sebelum turnamen. Menurutnya, peristiwa itu menunjukkan kebersamaan bangsa dan menjadi kenangan yang sangat kuat dalam perjalanan tim.
“Ronwen harus memanfaatkan momen ini. Dia telah berpartisipasi di Piala Dunia Klub FIFA dan diakui sebagai salah satu kiper terbaik dunia,” ujar Mokoena. Ia menambahkan bahwa Williams sudah mendapatkan rasa hormat dan perlu menikmati momen itu sambil tetap sadar akan tanggung jawab yang dibawanya.
Panggung besar untuk kapten Bafana Bafana
Williams kini berada di posisi yang bisa mengubah cara publik melihat perannya di level internasional. Pengalaman di liga lokal dan level klub memberi modal bagi dirinya untuk memimpin Bafana Bafana di ajang terbesar.
Mokoena menilai Piala Dunia 2026 bisa menjadi titik penting dalam karier Williams. Kesempatan itu bukan hanya tentang penampilan pribadi, tetapi juga tentang membawa tim tampil kuat di panggung dunia.
Perhatian besar yang mengarah kepadanya membuat persiapan menjadi sangat penting. Dalam pandangan Mokoena, Williams harus siap mengambil langkah besar saat sorotan dunia benar-benar tertuju pada dirinya.
Source: bisnisia.id






