Druzhba Bersiap Mengalir Lagi ke Eropa, Jalan Dana Pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina Terbuka

Author: Qoo Media

Hungaria dan Slovakia memperkirakan pasokan minyak Rusia melalui jalur Druzhba akan kembali mengalir lewat Ukraina setelah terhenti selama beberapa bulan. Pemulihan transit ini juga berpotensi membuka jalan bagi pencairan pinjaman Uni Eropa senilai 90 miliar euro untuk Ukraina yang selama ini tertahan.

Druzhba menjadi salah satu infrastruktur paling sensitif secara politik di Eropa setelah serangan drone Rusia merusak jalur itu di Ukraina barat. Pasokan minyak ke Hungaria dan Slovakia pun berhenti, memicu saling tuding antara Budapest, Bratislava, dan Kyiv soal lambatnya perbaikan.

Pasokan mulai dipersiapkan kembali

Menteri Ekonomi Slovakia Denisa Sakova mengatakan pasokan minyak mentah melalui Druzhba dari Ukraina ke Slovakia diperkirakan kembali dimulai pada Kamis pagi. Ia menyebut Ukraina telah memberi tahu Slovakia bahwa pekerjaan di Belarus sudah dimulai untuk membangun tekanan dalam pipa, syarat yang dibutuhkan agar minyak bisa mengalir lagi.

Di sisi lain, kelompok minyak Hungaria MOL menyatakan Ukraina sudah memberi tahu bahwa pengiriman minyak mentah Rusia akan kembali melalui Druzhba. Dalam pernyataannya, MOL mengatakan JSC Ukrtransnafta siap melanjutkan transit minyak mentah ke Hungaria dan Slovakia.

Seorang sumber industri juga mengatakan kepada Reuters bahwa Ukraina semestinya memulai kembali pemompaan minyak melalui Druzhba pada Rabu, setelah Presiden Volodymyr Zelenskiy menyatakan perbaikan telah rampung. Zelenskiy juga mendesak Uni Eropa agar meloloskan pinjaman 90 miliar euro tersebut.

Pinjaman Ukraina ikut terdorong

Pembahasan soal pinjaman itu kini bergantung pada sikap Hungaria dan Slovakia, terutama terkait apakah aliran minyak memang benar-benar kembali masuk lebih dulu ke wilayah mereka. Duta besar negara-negara Uni Eropa di Brussel disebut akan melanjutkan diskusi final setelah ada prospek pasokan Druzhba pulih.

Hungaria memiliki posisi penting karena sebagai anggota Uni Eropa negara itu bisa memblokir pinjaman, meski tidak ikut menyumbang dana. Fasilitas keuangan tersebut dirancang untuk menutup dua pertiga kebutuhan pembiayaan Ukraina pada 2026 dan 2027 saat Kyiv berupaya bertahan dari invasi Rusia.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban yang akan lengser serta pemerintah Slovakia sebelumnya menuduh Ukraina menunda perbaikan. Kyiv membantah tuduhan itu dan menegaskan pekerjaan pemulihan sudah dilakukan sesuai kebutuhan teknis.

Druzhba tetap jadi jalur strategis

Kapasitas Druzhba mencapai 1,2 juta hingga 1,4 juta barel per hari, dan masih bisa ditingkatkan sampai 2 juta barel per hari. Namun aliran di pipa itu turun jauh di bawah kapasitas karena sanksi Barat dan gangguan berulang akibat serangan drone.

Ketegangan juga memunculkan respons politik di Hungaria. Peter Magyar, pemenang pemilu di Hungaria, meminta Zelenskiy pada Senin untuk membuka kembali pipa yang rusak begitu jalur itu siap, sekaligus meminta Rusia melanjutkan pengiriman.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan semua komitmen dan konfirmasi yang dibutuhkan telah dipenuhi. Ia menegaskan infrastruktur sudah diperbaiki dan kini langkah berikutnya adalah bergerak bersama agar Ukraina bisa menerima pinjaman yang dibutuhkan.

Di saat yang sama, Jerman juga menerima kabar bahwa tidak ada lagi minyak mentah Kazakhstan yang akan masuk ke kilang PCK Schwedt dari Mei. Kementerian ekonomi Jerman mengatakan informasi itu telah disampaikan, sementara sumber industri sebelumnya menyebut Rusia akan menghentikan ekspor minyak dari Kazakhstan melalui Druzhba mulai 1 Mei, yang akan berdampak langsung pada salah satu kilang terbesar Jerman itu.

Terbaru