Drone Ukraina Hantam Gudang Dekat Moskow, 9 Tewas dan Puluhan Orang Terluka

Author: Qoo Media

Serangan drone Ukraina sepanjang malam hingga Sabtu siang menewaskan sedikitnya sembilan orang di sejumlah wilayah Rusia. Serangan ini juga melukai lebih dari 80 orang serta memicu kebakaran di gudang dan depot minyak yang berada tidak jauh dari Moskow.

Dua gudang milik Wildberries, salah satu perusahaan ritel daring terbesar di Rusia, menjadi sasaran dalam gelombang serangan tersebut. Salah satunya berada di Elektrostal, sekitar 50 kilometer di sebelah timur Moskow, sementara gudang lain berada di Kotovsk, Wilayah Tambov.

Korban terbesar tercatat di Kotovsk, tempat serangan menghantam gudang yang digunakan pekerja shift malam. Gubernur Tambov Yevgeny Pervyshov menyatakan tujuh pekerja tewas dan 25 orang lainnya terluka.

Di Wilayah Moskow, Gubernur Andrei Vorobyov melaporkan seorang warga meninggal akibat luka yang diderita dalam serangan itu. Sebanyak 61 orang terluka, dengan 20 orang menjalani rawat jalan dan 40 lainnya dirawat di rumah sakit.

Wilayah Dampak serangan Korban
Kotovsk, Tambov Gudang Wildberries terbakar 7 tewas, 25 terluka
Wilayah Moskow Gudang, depot minyak, serta bangunan terdampak 1 tewas, 61 terluka
Belgorod Serangan drone pada Sabtu siang 1 tewas, 1 terluka

Menurut laporan www.liputan6.com, serangan di Elektrostal memicu kebakaran besar yang terlihat dalam gambar dan video yang beredar di media Rusia. Asap tebal membubung dari fasilitas tersebut, sementara pendiri Wildberries Tatyana Kim menyatakan kedua gudang terdampak kebakaran.

Kebakaran di gudang Kotovsk kemudian berhasil dipadamkan. Namun, dampak serangan di sekitar Moskow juga meluas ke Kota Noginsk, tempat sebuah depot minyak dilaporkan terkena drone.

Vorobyov mengatakan serangan terhadap depot minyak di Noginsk memicu kebakaran dan membuat otoritas mengevakuasi rumah sakit bersalin serta sebuah gedung permukiman di dekat lokasi. Pecahan drone juga mengenai bangunan taman kanak-kanak dan menyebabkan kebakaran yang akhirnya berhasil dipadamkan.

Target Logistik dan Energi

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan melalui unggahan Telegram bahwa serangan jarak jauh itu menghantam dua fasilitas logistik penting di Wilayah Moskow dan Tambov. Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyebut depot bahan bakar di Noginsk memasok kebutuhan militer Rusia.

Serangan ini berlangsung di tengah perang Rusia-Ukraina yang telah memasuki tahun kelima. Ukraina terus melancarkan serangan udara terhadap infrastruktur energi dan target militer di wilayah Rusia untuk mengganggu upaya perang Moskow.

Di Kota Vladimir, sekitar 180 kilometer di sebelah timur Moskow, sebuah drone menghantam gedung permukiman dan memicu kebakaran singkat. Gubernur Vladimir Alexander Avdeyev menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Ukraina juga menyatakan pasukan operasi khususnya menyerang sejumlah target di Laut Azov dan wilayah yang diduduki Rusia. Militer Ukraina mengklaim serangan itu mencakup dua kapal tanker, dua crane apung, serta sebuah kapal tunda yang disebut digunakan mengangkut minyak, bahan bakar, dan kargo militer.

Dalam operasi terpisah, Ukraina mengatakan telah menghantam kapal patroli kelas Project 10410 Svetlyak di Kerch. Mereka menyebut kapal itu sebagai unit kedua dari kelas yang sama yang diserang dalam dua hari terakhir.

Pasukan Ukraina turut melaporkan serangan terhadap jembatan kereta api di atas Sungai Bila, dekat Sabivka di wilayah Luhansk yang diduduki Rusia. Menurut militer Ukraina, jembatan tersebut digunakan Rusia untuk mendukung logistik militer.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan sistem pertahanan udaranya mencegat 379 drone Ukraina sepanjang malam. Drone tersebut dilaporkan terdeteksi di 19 wilayah Rusia, Krimea yang dianeksasi Rusia, serta di Laut Azov dan Laut Hitam.

Source: www.liputan6.com
Terbaru