
Zimbabwe kembali menjadi sorotan setelah menteri kehakiman mengajukan rancangan amendemen konstitusi yang dapat memperpanjang masa jabatan Presiden Emmerson Mnangagwa hingga 2030. Usulan itu juga akan mengubah cara pemilihan presiden dari suara langsung rakyat menjadi pilihan para legislator.
Rencana tersebut memicu ketegangan politik di negara itu. Kritik terhadap pemerintah di Zimbabwe selama ini kerap menghadapi penahanan atau intimidasi, sehingga langkah baru ini segera menambah perhatian pada arah kekuasaan di Harare.
Apa yang diusulkan pemerintah
Rancangan itu akan menunda pemilu yang seharusnya digelar pada 2028 selama dua tahun. Dengan perubahan tersebut, Mnangagwa yang kini berusia 83 tahun akan tetap menjabat hingga 2030.
Usulan yang dibawa ke parlemen juga akan memperpanjang masa jabatan presiden, anggota parlemen, anggota dewan, dan wali kota dari lima tahun menjadi tujuh tahun. Perubahan ini menjangkau lebih dari satu posisi politik dan tidak hanya menyasar kursi presiden.
Langkah cepat menuju persetujuan
Menteri Kehakiman Ziyambi Ziyambi mengatakan pekan lalu bahwa ia ingin proses legislasi selesai dan rancangan itu disahkan parlemen pada akhir Juni. Setelah itu, Mnangagwa dapat menandatanganinya menjadi undang-undang.
ZANU-PF, partai berkuasa, memegang mayoritas di parlemen. Partai itu juga memiliki hubungan hangat dengan satu faksi oposisi yang terpecah, yang dapat memperkuat peluang politik bagi usulan tersebut.
Perdebatan hukum dan politik
Para penentang menilai perpanjangan masa jabatan presiden seharusnya memerlukan referendum. Pendukungnya berargumen bahwa parlemen tetap bisa menyetujui perubahan itu karena batas dua periode tidak dihapus, meski durasi tiap periode menjadi lebih panjang.
Mahkamah Konstitusi Zimbabwe belum memutus beberapa tantangan hukum terhadap usulan tersebut. Situasi itu membuat masa depan rancangan amendemen masih terbuka, meski dorongan politik untuk mengesahkannya terus berjalan.
Mnangagwa memimpin Zimbabwe sejak 2017 setelah penggulingan Robert Mugabe yang didukung militer. Mugabe, mentor Mnangagwa yang lama berkuasa, meninggal dunia pada 2019.









