Libur sekolah kerap dipandang sebagai jeda dari rutinitas belajar, tetapi momen ini juga bisa dimanfaatkan untuk membantu anak berani mengekspresikan diri. Aktivitas yang memberi ruang untuk tampil, bergerak, dan berinteraksi dapat mendorong rasa percaya diri sekaligus melatih kemampuan sosial-emosional mereka.
Sejumlah kegiatan ekspresif juga memiliki dasar ilmiah. Studi yang dipublikasikan dalam Early Childhood Research Quarterly menyebutkan bahwa bermain, berekspresi, dan berinteraksi dapat mendukung perkembangan kreativitas, kemampuan belajar, serta keterampilan sosial-emosional anak secara signifikan.
Ruang aman untuk mencoba hal baru
Bagi banyak anak, keberanian tampil tidak muncul begitu saja. Anak biasanya butuh lingkungan yang memberi kesempatan untuk mencoba tanpa takut salah, sehingga mereka bisa mengenali minat dan potensi dirinya secara alami.
Semangat itu terlihat dalam kegiatan Slurp & Shine yang digelar Bebelac di kawasan Car Free Day Jakarta. Program ini dirancang sebagai ruang bagi anak untuk mengeksplorasi diri selama liburan sekolah lewat aktivitas yang menyenangkan dan interaktif.
Marketing Manager Bebelac, Ceasyalya Tahara, menekankan bahwa setiap anak punya cara berbeda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia menyebut anak memerlukan dukungan agar berani mencoba hal baru dan tampil percaya diri.
"Setiap anak memiliki cara unik untuk bersinar sehingga penting memberikan dukungan dan kesempatan agar mereka dapat mengeksplorasi potensinya dengan percaya diri," ujarnya.
Aktivitas yang melatih keberanian tampil
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mengikuti rangkaian aktivitas seperti flashmob, permainan, pertunjukan, hingga kesempatan tampil di depan publik. Format seperti ini memberi anak pengalaman langsung untuk bergerak bersama, menyesuaikan diri dengan orang lain, dan berani menunjukkan diri.
Salah satu momen yang disiapkan adalah penayangan penampilan anak di giant LED screen. Pengalaman itu membuat anak bisa melihat hasil aksinya bersama keluarga dan orang banyak, sehingga tampil di depan umum terasa lebih berkesan.
Belajar percaya diri lewat pengalaman langsung
Penyanyi cilik Prince Poetiray juga ikut membagikan pandangannya tentang libur sekolah sebagai waktu yang tepat untuk mencoba hal baru. Ia menilai aktivitas yang disukai dapat menjadi cara anak membangun rasa percaya diri sambil memperoleh pengalaman baru.
Menurut Prince, tampil di depan banyak orang dan melihat dirinya muncul di giant LED screen menjadi pengalaman yang menyenangkan. Ia menyebut momen itu meninggalkan kesan tersendiri karena memberinya kesempatan belajar hal baru di tengah jadwal liburan yang padat.
Aktivitas seperti ini menunjukkan bahwa libur sekolah tidak harus diisi dengan kegiatan pasif. Saat anak diberi ruang untuk berekspresi, berinteraksi, dan tampil, mereka bukan hanya menikmati liburan, tetapi juga belajar mengenali kemampuan diri dan melatih keberanian dalam suasana yang positif.
