Fraksi PKS DPRD Jawa Barat mendorong penutupan sementara seluruh tempat hiburan malam selama Ramadan untuk menjaga kekhusyukan ibadah umat Islam. Dorongan ini bertujuan menciptakan suasana religius yang kondusif di provinsi tersebut selama bulan suci.
Sekretaris Fraksi PKS Jawa Barat, H. Tedy Rusmawan, menekankan pentingnya menghormati bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan. Ia mengajak semua elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha hiburan malam, untuk menyesuaikan operasional demi mendukung suasana penuh toleransi dan kekhusyukan.
Ia mengapresiasi kabupaten dan kota seperti Bandung, Bekasi, Depok, serta Kabupaten Bekasi dan Sumedang yang sudah menerbitkan peraturan atau surat edaran melarang operasional tempat hiburan selama Ramadan. Menurutnya, langkah-langkah tersebut telah efektif menjaga ketertiban dan kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah.
Namun, Tedy mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak hanya berlaku di tingkat daerah saja. Ia mengusulkan agar Gubernur Jawa Barat segera menerbitkan surat edaran resmi sebagai penguatan agar penutupan tempat hiburan semasa Ramadan berlaku merata di seluruh wilayah provinsi.
Penguatan kebijakan di tingkat provinsi, menurut Tedy, diperlukan untuk menciptakan keseragaman aturan agar tidak terjadi perbedaan perlakuan antar daerah. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus menghormati nilai keagamaan yang dipegang mayoritas masyarakat Jawa Barat.
Selain itu, Tedy mengimbau para pengusaha tempat hiburan malam agar patuh terhadap aturan yang sudah diberlakukan. Ia berharap pelaku usaha menunjukkan sikap kooperatif dan menjunjung tinggi nilai toleransi serta tanggung jawab sosial selama bulan Ramadan.
Tedy juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan pengawasan serta patroli malam secara ketat. Langkah ini penting supaya tidak terjadi pelanggaran aturan operasional tempat hiburan dan mencegah munculnya konflik sosial di masyarakat.
Penutupan tempat hiburan selama Ramadan diharapkan membawa dampak positif bagi stabilitas daerah secara keseluruhan. Dengan suasana yang aman dan tertib, masyarakat dapat dengan nyaman menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, dan kegiatan keagamaan lain tanpa gangguan.
Tedy mengajak semua pihak untuk bersinergi menyukseskan pelaksanaan Ramadan 1447 Hijriah di Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya menjadikan bulan suci sebagai momentum mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial antarwarga.
Adapun poin utama usulan dan himbauan dari Fraksi PKS Jawa Barat ini dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Mendorong penutupan tempat hiburan malam sementara selama Ramadan di seluruh Jawa Barat.
2. Meminta Gubernur Jawa Barat menerbitkan surat edaran sebagai penguat keseragaman kebijakan.
3. Mengajak pelaku usaha hiburan menaati aturan dan bersikap kooperatif.
4. Menginstruksikan Satpol PP provinsi dan kabupaten/kota mengawasi serta melakukan patroli ketat.
5. Menjaga suasana aman dan kondusif agar umat Islam dapat menjalankan ibadah tanpa kendala.
Dengan perhatian khusus dari berbagai elemen, diharapkan suasana Ramadan di Jawa Barat dapat berjalan dengan khidmat, harmonis, dan tertib sesuai nilai-nilai keagamaan yang dianut masyarakat.
Baca selengkapnya di: www.radarbandung.id






