Program Makan Bergizi Gratis di Jatim Targetkan 8,4 Juta Penerima dengan Standar Kualitas dan Keamanan Pangan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditargetkan menjangkau 8,4 juta penerima manfaat hingga akhir 2026. Program ini diharapkan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah dengan akses terbatas.

Rapat koordinasi terkait penyelenggaraan Program MBG digelar di Kantor Gubernur Jatim dengan melibatkan Menteri Koordinator Bidang Pangan dan sejumlah instansi terkait. Pembahasan utama meliputi sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta mekanisme monitoring pemenuhan gizi penerima manfaat.

Target dan Infrastruktur Program MBG di Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa program ini merupakan ikhtiar besar yang harus dijaga bersama untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Pemerintah daerah telah menyiapkan sebanyak 3.339 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai unit distribusi makanan bergizi. Dari jumlah tersebut, 3.125 SPPG sudah beroperasi, sementara 214 unit masih dalam tahap persiapan operasional.

Program MBG tidak hanya menitikberatkan pada jumlah penerima, tetapi juga aspek kualitas dan keamanan pangan. Hingga saat ini, sebanyak 1.094 SPPG telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Selain itu, 795 unit memiliki sertifikasi chef profesional, dan 137 unit telah mendapatkan sertifikat halal sesuai standar pemerintah.

Aspek Kualitas dan Pengawasan Program

Khofifah menegaskan bahwa pengawasan mutu dan kualitas gizi harus melibatkan lintas sektor, termasuk bidang kesehatan dan pendidikan. Hal ini penting agar standar gizi dan keamanan makanan yang disalurkan dapat terjaga dengan baik. Upaya percepatan pengurusan sertifikat dan kepatuhan pada peraturan ini menjadi fokus utama demi keberhasilan program.

Dalam penerapan MBG, koordinasi antar instansi pemerintah diharapkan dapat memastikan distribusi berjalan lancar dan sesuai kebutuhan masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menangani masalah gizi buruk dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Langkah-Langkah Pelaksanaan Program MBG Jawa Timur

  1. Mensosialisasikan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata kelola Program MBG.
  2. Mempercepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk semua SPPG.
  3. Menjamin seluruh SPPG memenuhi standar kualitas keamanan pangan.
  4. Melibatkan sektor kesehatan dan pendidikan dalam pemantauan kualitas gizi.
  5. Menyiapkan infrastruktur distribusi yang optimal untuk menjangkau daerah dengan akses sulit.

Program makan bergizi gratis ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui intervensi gizi yang tepat dan berkelanjutan. Target 8,4 juta penerima manfaat menunjukkan komitmen besar pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan nutrisi rakyat terpenuhi dengan baik.

Source: jatim.jpnn.com

Berita Terkait

Back to top button