Hujan Lebat Mengancam Brebes Hingga Pekalongan, Waspada Banjir dan Longsor di Jantung Jawa Tengah

Author: Qoo Media

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memperkirakan sebagian wilayah Jawa Tengah akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat hari ini. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Prakiraan cuaca menyebutkan, pagi hari di sejumlah daerah berawan, kemudian hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi pada siang hingga sore hari. Hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, serta angin kencang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, serta Pantura bagian barat dan tengah.

Wilayah dengan Potensi Hujan Lebat

BMKG mengidentifikasi beberapa daerah yang rawan hujan sedang hingga lebat, antara lain:

  1. Purwokerto
  2. Purbalingga
  3. Banjarnegara
  4. Wonosobo
  5. Mungkid
  6. Boyolali
  7. Klaten
  8. Karanganyar
  9. Sragen
  10. Kudus
  11. Ungaran
  12. Temanggung
  13. Batang
  14. Kajen
  15. Pemalang
  16. Slawi
  17. Brebes
  18. Magelang
  19. Salatiga
  20. Pekalongan
  21. Tegal
  22. Bumiayu
  23. Majenang
  24. Ambarawa

Dari daftar tersebut, wilayah Brebes dan Pekalongan mendapat perhatian khusus akibat potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan gangguan aktivitas hingga bencana hidrometeorologi.

Wilayah dengan Hujan Ringan hingga Sedang

Selain itu, daerah seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Solo, dan Semarang berpeluang mengalami hujan ringan hingga sedang. Cuaca tersebut tetap mengharuskan kewaspadaan terutama bagi para petani dan pengguna jalan.

Imbauan dan Kondisi Suhu

Prakirawan BMKG Ahmad Yani, Arif N, menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi. "Waspada bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, petir, pohon tumbang, dan genangan air," tuturnya. Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban antara 60 sampai 95 persen.

Masyarakat disarankan untuk memantau informasi peringatan dini dan memperhatikan kondisi cuaca secara berkala. Langkah antisipatif sangat diperlukan guna meminimalisasi dampak buruk akibat fenomena cuaca yang terjadi. Diharapkan pula instansi terkait sigap dalam memberikan layanan tanggap darurat saat terjadi bencana hidrometeorologi.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.detik.com
Terbaru