Dukungan agar Emil Elestianto Dardak kembali memimpin DPD Partai Demokrat Jawa Timur terus menguat. Kali ini, sikap tegas datang dari DPC Demokrat Surabaya yang menyatakan dukungan tanpa syarat dan tanpa embel-embel.
Ketua DPC Demokrat Surabaya, Lucy, menegaskan keputusan itu lahir dari penilaian atas kinerja Emil selama memimpin Demokrat Jatim. Menurut dia, dukungan diberikan semata karena hasil kerja, bukan karena kepentingan pembagian jabatan.
Dukungan tanpa syarat dari Surabaya
Lucy mengatakan dukungan itu sudah disampaikan langsung kepada Emil setelah rapat pleno dan konsolidasi partai pada November 2025. Ia menyebut keputusan itu tidak dikaitkan dengan kepentingan apa pun dalam susunan kepengurusan partai.
“DPC Demokrat Surabaya menyatakan dukungannya kepada Mas Emil tanpa embel-embel. Dukungan kami berikan semata atas kinerja,” kata Lucy kepada www.detik.com, Kamis (9/7/2026).
Menurut Lucy, evaluasi internal menunjukkan Emil mampu menjaga soliditas organisasi dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat daerah. Selama setahun terakhir, ia menilai Demokrat Jatim tetap solid dan menjalankan berbagai agenda kepartaian yang menghasilkan program nyata untuk masyarakat.
Soliditas yang dinilai terjaga
Lucy juga menilai Emil berhasil membangun komunikasi yang baik dengan pengurus DPC dan menjaga kekompakan kader di tengah dinamika politik. Karena itu, ia berharap kepemimpinan Emil dapat berlanjut agar konsolidasi yang sudah berjalan tidak terputus.
Harapan tersebut juga berkaitan dengan kesiapan Demokrat Jatim menghadapi agenda politik ke depan, terutama Pileg dan Pilpres 2029. Bagi Lucy, keberlanjutan kepemimpinan dinilai penting agar mesin partai tetap berada dalam kondisi siap.
| Aspek | Penilaian DPC Demokrat Surabaya |
|---|---|
| Kepemimpinan Emil Dardak | Dinilai mampu menjaga soliditas dan konsolidasi partai |
| Kondisi Demokrat Jatim | Kian solid dalam kurun waktu 10 bulan terakhir |
| Komposisi KSB | Dianggap ideal dan layak dipertahankan |
| Arah politik partai | Disiapkan untuk Pileg dan Pilpres 2029 |
Komposisi pengurus disebut ideal
Selain mendukung Emil, Lucy juga menilai komposisi kepengurusan inti Demokrat Jatim saat ini sudah baik. Ia secara khusus berharap posisi ketua, sekretaris, dan bendahara atau KSB tetap dipertahankan agar harmonisasi partai tetap terjaga jelang Pileg 2029.
“Komposisi KSB saat ini sudah ideal menurut saya, dilihat dari evaluasi kinerja selama kurang lebih satu tahun ini,” ujarnya. Pernyataan itu menunjukkan bahwa DPC Surabaya tidak hanya mendorong kelanjutan figur ketua, tetapi juga menganggap struktur inti partai masih efektif menjalankan roda organisasi.
Keputusan akhir tetap di tangan AHY
Meski dukungan dari Surabaya menjadi sinyal penting menjelang Musda DPD Demokrat Jawa Timur, Lucy menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. Ia menekankan bahwa DPC Kota Surabaya tetap satu garis komando dengan keputusan ketua umum.
Sikap itu membuat dukungan kepada Emil tetap berada dalam koridor disiplin organisasi partai. Di tengah menguatnya dukungan dari daerah, arah final kepemimpinan Demokrat Jatim masih menunggu keputusan AHY.
