Sebanyak tiga blok pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dilalap api pada Selasa dini hari, menghanguskan sekitar 50 kios di bagian belakang Pasar Rebo. Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.
Menurut keterangan Ketua IWAPA Pasar Rebo, Cecep, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di area penjualan kelapa. Api cepat membesar hingga merembet ke kios di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.
Langkah Penanganan dan Proses Pemadaman
Petugas Damkar Kabupaten Purwakarta menerjunkan 16 unit mobil pemadam kebakaran untuk mengatasi kobaran api. Upaya pemadaman juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat kepolisian, serta bantuan dari masyarakat sekitar. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB, kemudian proses pendinginan masih terus dilakukan.
Investigasi Penyebab Kebakaran oleh Kepolisian
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menyatakan bahwa penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya berkomitmen untuk mengungkap secara tuntas penyebab insiden tersebut. Informasi lebih lanjut akan diumumkan setelah proses penyidikan selesai.
Dampak Kebakaran bagi Pedagang
Salah satu pedagang yang kiosnya terdampak, Juhendi, mengaku baru mengetahui kondisi kiosnya sekitar pukul 03.00 pagi. Ia mengaku mengalami kerugian cukup besar karena baru beberapa hari belanja barang dagangan. Nasib para pedagang saat ini tengah menjadi perhatian komunitas dan pihak terkait untuk pemulihan usaha.
Fakta Penting Mengenai Kebakaran Pasar Rebo Purwakarta
- Lokasi kejadian: Pasar Rebo, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat
- Waktu kebakaran: Selasa, 24 Februari sekitar pukul 02.00 dini hari
- Jumlah kios terbakar: Sekitar 50 kios dari 3 blok pasar
- Diduga penyebab: Korsleting listrik di area penjualan kelapa
- Jumlah armada pemadam: 16 unit mobil damkar
- Pihak terlibat dalam pemadaman: Damkar, BPBD, kepolisian, masyarakat
- Status korban: Tidak ada korban jiwa
- Penyidikan: Masih berlangsung oleh kepolisian
Peristiwa kebakaran ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di pasar tradisional yang padat warga dan pedagang. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat segera memberikan solusi mencegah kejadian serupa, termasuk peningkatan pemeriksaan kelayakan instalasi listrik di pasar. Informasi terkini mengenai hasil penyelidikan dan bantuan bagi para pedagang terdampak akan terus dipantau guna mendukung pemulihan ekonomi lokal setelah kebakaran besar ini.
