JK Tunjukkan Bukti WA, Tolak Rismon Dan Roy Suryo Soal Buku Gibran EndGame

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menolak permintaan pertemuan yang diajukan Rismon Sianipar terkait penyerahan buku berjudul Gibran EndGame. JK menegaskan penolakan itu dilakukan untuk menjaga sikap netral sekaligus mempertahankan integritas pribadinya di tengah memanasnya isu politik yang menyeret banyak nama.

Dalam penjelasan di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, JK juga menunjukkan bukti percakapan WhatsApp kepada awak media. Bukti itu dipertontonkan untuk menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberi persetujuan atas rencana pertemuan tersebut.

Alasan JK menolak pertemuan

JK mengatakan Rismon disebut ingin datang bersama tujuh orang untuk bertemu langsung dan menyerahkan buku itu. Namun, permintaan tersebut langsung ditolak karena JK tidak ingin ikut terlibat dalam urusan yang dinilainya bukan ranah pribadinya.

“Si Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang. Saya tidak terima, mana lihatin,” kata JK saat menjelaskan penolakannya kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa keputusan itu diambil agar posisinya tetap netral dalam suasana politik yang sensitif.

JK juga menyebut permintaan serupa datang dari Roy Suryo. Sama seperti permintaan Rismon, ajakan itu juga tidak dilayaninya karena alasan prinsip yang sama.

“Roy Suryo mau ketemu, saya tolak. Demi saya mau netral,” ujar JK. Ia menegaskan tidak ingin terseret lebih jauh dalam pusaran kabar yang berkembang di publik.

Sorotan JK terhadap isu yang terus melebar

Menurut JK, polemik terkait buku Gibran EndGame dan rangkaian tudingan di sekitarnya sudah meluas ke banyak tokoh. Ia menyebut bukan hanya dirinya yang disorot, tetapi juga sejumlah figur nasional lain seperti Puan dan SBY.

JK menilai kondisi itu membuat isu utama justru bergeser. Ia menduga ada upaya pengalihan perhatian dari persoalan yang sebenarnya sedang terjadi di tengah masyarakat.

“Tapi ini soal Rismon itu sudah melibatkan semua orang. Dituduh lah saya, dituduh Puan, dituduh SBY, dituduh siapa. Itu pengalihan saja,” ucapnya.

Bantahan atas tuduhan dana Rp5 miliar

Selain menolak pertemuan, JK juga membantah tuduhan bahwa dirinya memberi dukungan finansial sebesar Rp5 miliar kepada pihak tertentu. Ia menilai tudingan itu tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta.

JK bahkan mengatakan dirinya tidak mengenal sosok-sosok yang dikaitkan dengan isu tersebut. Karena itu, ia menolak keras narasi yang mengarah pada adanya transaksi atau dukungan dana dari dirinya.

“Mana saya kasih Rp5 M? Ketemu saja tidak tahu saya. Kenal pun tidak. Ini buktinya. WA-nya,” kata JK. Ia kembali menegaskan bahwa pesan WhatsApp yang ditampilkan menjadi bukti penolakannya terhadap ajakan bertemu.

Isi buku dan konteks polemik

Berdasarkan keterangan JK, Rismon ingin datang dengan rombongan untuk menyerahkan buku Gibran EndGame secara langsung. Buku itu diketahui menjadi bahan pembicaraan di media sosial dan di kalangan aktivis karena memuat narasi politik tertentu.

JK menegaskan dirinya tidak ingin menjadi bagian dari perdebatan yang berkembang seputar buku tersebut. Sikap itu, menurut dia, juga sejalan dengan upaya menjaga jarak dari konflik yang melibatkan banyak pihak dan memunculkan berbagai tuduhan baru.

Dalam penjelasannya, JK berulang kali menekankan bahwa keputusan menolak pertemuan bukan bentuk reaksi emosional. Ia menyebut langkah itu sebagai pilihan sadar agar dirinya tidak masuk ke wilayah yang justru dapat menambah polemik.

Source: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button