Kementerian Sosial menggandeng PT Sari Roti untuk membuka jalur pemberdayaan ekonomi bagi ratusan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan di DIY dan Jawa Tengah. Pada tahap awal, 417 KPM dilatih agar bisa mandiri sebagai pelaku usaha penjualan roti keliling.
Program ini langsung diarahkan ke model kerja yang praktis dan dekat dengan kebutuhan lapangan. Pemerintah ingin bantuan sosial tidak berhenti pada perlindungan, tetapi bergerak menuju kemandirian ekonomi penerima manfaat.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meresmikan program itu secara simbolis di halaman Grha Bung Karno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dengan melepas 100 peserta yang mengendarai sepeda jualan. Ia menyampaikan harapan agar usaha para peserta bisa berjalan lancar dan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
Agus menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi “jembatan emas” bagi penerima manfaat yang selama ini belum mandiri. Ia juga mengaitkan langkah tersebut dengan visi Presiden Prabowo Subianto tentang upaya keluar dari zona kemiskinan menuju kemandirian.
Dalam pelaksanaan di lapangan, Agus meminta para pendamping program untuk terus mengawal peserta. Ia menegaskan bahwa usaha akan menghadapi banyak tantangan dan peserta tidak boleh menyerah saat menemui masalah.
Dari sisi korporasi, PT Sari Roti menyatakan inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mengangkat derajat masyarakat prasejahtera. Regional Manager PT Sari Roti, Andi Bramantya Saputra, mengatakan perusahaan akan bekerja sama dengan pendamping PKH untuk memilih KPM yang menjadi prioritas bantuan.
Perusahaan juga menyiapkan fasilitas penunjang usaha bagi peserta. Mereka yang tidak memiliki kendaraan bermotor akan mendapat sepeda, sementara peserta yang sudah punya sepeda motor akan dibantu dengan box motor.
Pelatihan, pendampingan, dan skema kerja
Sebelum mulai berjualan, peserta akan mendapat training dan pendampingan dari tim perusahaan. Setelah itu, mereka baru turun ke lapangan untuk berjualan roti keliling dengan pengawasan pendamping.
Andi juga menjelaskan bahwa skema peminjaman aset berlaku jangka panjang. Jika alat kerja rusak, perusahaan akan menggantinya dengan yang baru.
Model pemberdayaan tidak dibuat seragam untuk semua peserta. Mereka yang memiliki pendidikan dan kemampuan tertentu bisa diarahkan menjadi salesman di distributor, sedangkan peserta lain dapat ditempatkan di UMKM olahan pangan atau jalur usaha yang lebih sesuai dengan kapasitas masing-masing.
Menurut Andi, pendekatan ini membuat lebih banyak peserta bisa mendapat peran produktif. Ia menyebut seluruh peserta pada akhirnya diharapkan bisa berdaya sesuai kemampuan masing-masing.
Tahap awal komisi sebelum gaji tetap
Untuk pendapatan, PT Sari Roti menerapkan sistem komisi selama tiga bulan pertama. Setelah periode itu, peserta akan masuk ke sistem penggajian tetap.
Skema komisi ini berlaku harian dan bulanan sesuai hasil penjualan. Perusahaan menyebut pola tersebut sebagai penunjang agar peserta bisa mulai membangun penghasilan sejak awal program berjalan.
Peresmian program di Klaten juga dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah Imam Maskur. Kehadiran para pejabat daerah menandai dukungan lintas pihak terhadap program yang menempatkan penerima bansos sebagai pelaku ekonomi, bukan hanya penerima bantuan.
