Persebaya Wajib Menang Lawan PSBS Biak, Satu Poin Menuju Empat Besar di GBT

Persebaya Surabaya punya peluang besar untuk menjaga asa finis di papan atas saat menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo. Laga pekan ke-31 Super League 2025/2026 itu akan digelar pada Sabtu (2/5/2026) pukul 15:30 WIB.

Bagi Bajul Ijo, duel ini bukan sekadar pertandingan kandang biasa. Tambahan tiga poin bisa langsung membantu mereka memperbaiki posisi di klasemen sementara yang masih sangat rapat.

Saat ini Persebaya tertahan di peringkat kelima dengan 48 poin. Mereka hanya terpaut satu poin dari Malut United yang menempati posisi keempat menurut laporan cnnindonesia.com.

Peluang menjaga empat besar

Situasi klasemen membuat Persebaya tidak punya banyak ruang untuk terpeleset. Satu hasil positif dapat menjaga tekanan mereka dalam perebutan posisi empat besar, apalagi jadwal musim juga mulai mendekati fase akhir.

Laga ini juga terasa penting karena Persebaya akan melakoni laga kandang terakhir melawan Persik Kediri setelahnya. Karena itu, hasil melawan PSBS menjadi bagian penting dari upaya mengamankan poin maksimal di rumah sendiri.

Modal tim asuhan Bernardo Tavares terbilang bagus. Persebaya datang dengan dua kemenangan beruntun yang memberi dorongan percaya diri jelang laga krusial ini.

PSBS Biak datang dengan tekanan

Di sisi lain, PSBS Biak datang ke Surabaya dengan kondisi yang jauh berbeda. Tim berjuluk Badai Pasifik itu belum meraih kemenangan sejak 25 Januari 2026 dan kini terpuruk di dasar klasemen dengan 18 poin, sebagaimana dilansir antaranews.com.

Catatan itu memang menempatkan PSBS sebagai underdog di atas kertas. Namun, kondisi seperti ini sering membuat tim tamu tampil lebih lepas dan berbahaya karena tidak lagi dibebani target tinggi.

Gelandang muda Persebaya, Toni Firmansyah, sudah mengingatkan rekan-rekannya soal kemungkinan itu. Ia menilai kekalahan PSBS dari Malut United pada pekan lalu bisa memantik motivasi mereka untuk bangkit di Surabaya.

“Mereka habis kalah lawan Malut United, pasti ada ambisi untuk bangkit di sini,” ujar Toni Firmansyah dikutip dari laman resmi Persebaya melalui kompas.tv.

Persebaya diminta tetap fokus

Toni menegaskan bahwa Persebaya tidak boleh terlena dengan posisi lawan di klasemen. Menurut pemain berusia 21 tahun itu, konsentrasi penuh tetap menjadi syarat utama agar tim tidak kehilangan momentum di hadapan pendukung sendiri.

“Kami harus fokus, tidak boleh terlena,” ucap Toni Firmansyah.

Ia juga menekankan pentingnya kerja keras selama 90 menit. Persebaya, kata Toni, harus siap mengantisipasi kebangkitan lawan dari menit awal hingga akhir pertandingan.

“Selama 90 menit harus kerja keras dan mengantisipasi kebangkitan mereka,” katanya.

Rekor pertemuan mendukung Persebaya

Dari sisi catatan pertemuan, Persebaya punya modal yang cukup menjanjikan. Dalam tiga laga terakhir melawan PSBS, mereka membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada putaran pertama dan berakhir tanpa gol 0-0 saat digelar di Bantul menurut catatan antaranews.com. Hasil itu menunjukkan PSBS tetap mampu memberi perlawanan, meski secara keseluruhan Persebaya masih lebih dominan.

Terkait