Bojan Hodak mengakui keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara Super League 2025/2026 tidak hanya lahir dari kerja keras tim. Pelatih asal Kroasia itu juga menilai faktor keberuntungan ikut berperan di tengah ketatnya persaingan musim ini.
Persib memastikan trofi setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada laga terakhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu malam. Hasil itu cukup untuk membuat Maung Bandung tetap berada di puncak klasemen akhir dan unggul atas pesaing terdekatnya, Borneo FC.
Juara di laga terakhir
Meski gagal menang di kandang sendiri, suasana di stadion tetap meriah karena ribuan bobotoh merayakan kepastian gelar tersebut. Persib pun mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mampu meraih tiga gelar liga secara beruntun pada era Liga 1.
Bojan mengatakan fokus utamanya bukan lagi skor akhir laga kontra Persijap, melainkan keberhasilan menuntaskan target musim ini. Ia menyebut para pemain sudah tampil habis-habisan dan kini hanya ingin segera beristirahat setelah musim yang menguras tenaga.
“Skornya 0-0, kami punya peluang dan kami menjadi juara,” ujar Bojan Hodak. Ia menambahkan bahwa momen juara akan lebih diingat ketimbang detail pertandingan terakhir itu sendiri.
Musim yang lebih berat
Bojan menilai musim ini lebih menantang dibanding dua musim sebelumnya karena Persib melakukan banyak perubahan komposisi pemain. Ia menyebut ada sekitar 25 pemain baru yang harus beradaptasi dengan sistem tim dan tuntutan kompetisi.
Perubahan besar itu membuat proses membangun kekompakan berjalan tidak mudah. Namun, Bojan menilai tim mampu menjawab tantangan tersebut dengan konsistensi yang terjaga sepanjang musim.
Menurut dia, kestabilan performa menjadi faktor penting yang menjaga Persib tetap berada di jalur juara. Kerja keras seluruh pemain dinilai membantu tim mempertahankan dominasi di papan atas hingga akhir kompetisi.
Agenda perayaan tim
Setelah memastikan gelar, Persib langsung menyiapkan rangkaian perayaan bersama manajemen, pemain, dan staf pelatih. Agenda tersebut juga menjadi penutup perjalanan tim sebelum memasuki masa libur pramusim.
Bojan menyebut tim akan menggelar perayaan, rapat bersama manajemen, lalu melanjutkan agenda makan bersama sebelum berlibur. Suasana lega dan gembira mewarnai momen itu, mengingat target besar musim ini sudah berhasil dicapai oleh Persib Bandung.
