Ducati Lenovo resmi memperpanjang kontrak Marc Marquez hingga akhir musim 2028. Keputusan ini menegaskan komitmen tim pabrikan asal Borgo Panigale untuk mempertahankan sang juara dunia sebagai bagian penting dalam proyek MotoGP mereka.
Langkah itu juga sekaligus menandai perubahan besar di line-up Ducati. Di saat Marquez mendapat kepastian masa depan, Francesco Bagnaia justru dipastikan berpisah dari tim pada akhir musim 2026 setelah delapan musim membela Ducati.
Marquez dapat kepercayaan penuh Ducati
Marc Marquez menyambut positif kontrak barunya bersama Ducati Lenovo. Ia menyebut dirinya bahagia bisa terus menjadi bagian dari keluarga Ducati dan menatap era baru MotoGP dengan regulasi mesin 850cc.
Marquez juga menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Ducati tidak lepas dari keyakinan bahwa tim ini bisa membantunya kembali tampil di level tertinggi. Menurutnya, proyek Ducati punya potensi besar untuk mengembalikan performa terbaiknya di lintasan.
Kontrak baru Marquez ini berdurasi dua tahun dan disebut sudah disepakati beberapa bulan lalu. Pengumuman resminya baru dilakukan belakangan karena harus menunggu selesainya kontrak komersial MSMA/MotoGP di Brno.
Bagnaia harus angkat kaki
Di waktu yang hampir bersamaan, Ducati juga mengumumkan perpisahan dengan Francesco Bagnaia. Keputusan itu mengejutkan karena Bagnaia sempat menjadi salah satu pilar utama keberhasilan Ducati dengan dua gelar juara dunia.
Dalam pernyataan resminya, Ducati Corse menyebut bahwa Bagnaia akan meninggalkan tim pada akhir musim 2026. Pabrikan itu menegaskan bahwa delapan musim kerja sama mereka telah menghadirkan dua gelar juara dunia bagi kombinasi Bagnaia dan Ducati.
General Manager Ducati Corse Luigi Dall’Igna memberi penghormatan khusus kepada Bagnaia. Ia menyebut Pecco akan selalu dikenang sebagai juara dalam sejarah Borgo Panigale dan juga dalam perjalanan pribadinya bersama tim.
Perubahan besar di tubuh Ducati
Pergantian ini menunjukkan arah baru Ducati dalam menyusun kekuatan untuk musim-musim berikutnya. Tim tampak memilih mempertahankan Marquez sebagai tumpuan utama sambil menyiapkan komposisi baru di sisi lain garasi.
Posisi yang ditinggalkan Bagnaia pada musim depan disebut akan diisi oleh Pedro Acosta. Rider muda yang sedang naik daun itu diproyeksikan membawa warna baru bagi proyek Ducati setelah kepergian Bagnaia.
Keputusan mempertahankan Marquez dan melepas Bagnaia memperlihatkan bahwa Ducati tidak sekadar menjaga nama besar, tetapi juga menata ulang strategi balap untuk menghadapi persaingan MotoGP berikutnya. Dengan Marquez tetap berada dalam struktur tim hingga 2028, Ducati kini bergerak menuju fase baru dengan komposisi pembalap yang berbeda.
