Wahyudi Hamisi Pamit dari Persijap Jepara, Akhiri Peran Sentral di Lini Tengah

Wahyudi Hamisi resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Persijap Jepara setelah kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 selesai. Perpisahan ini menutup satu musim perjalanan gelandang andalan tersebut bersama Laskar Kalinyamat.

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Senin (29/6), Hamisi menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen klub. Ia menegaskan dukungan suporter, pelatih, dan manajemen menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya selama berada di Jepara.

Ucapan Terima Kasih untuk Persijap

Hamisi menyoroti besarnya peran suporter dalam menjaga semangat tim sepanjang musim. Ia menyebut dukungan itu selalu memberi motivasi tambahan saat menjalani pertandingan dan latihan.

“Terima kasih kepada seluruh suporter, pelatih, dan manajemen Persijap atas dukungan yang luar biasa selama satu musim ini. Dukungan kalian selalu menjadi motivasi bagi saya,” ujar Hamisi dalam keterangan tertulisnya.

Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada pelatih Mario Lemos yang disebutnya telah memberi kepercayaan penuh. Menurut Hamisi, karakter kepelatihan Mario memberi pengaruh positif bagi perkembangan dirinya selama memperkuat Persijap.

“Terima kasih juga kepada Coach Mario yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Beliau adalah pelatih dengan karakter yang sangat baik. Semoga Persijap semakin kuat, semakin kompak, dan bisa menorehkan sejarah di sepak bola Indonesia,” kata Hamisi.

Apresiasi Manajemen Persijap

Presiden Klub Persijap Jepara, M. Iqbal Hidayat, memberi penghormatan atas kontribusi Hamisi selama satu musim. Ia menilai mantan pemain PSS Sleman itu tampil bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai sosok yang membawa pengaruh positif di dalam tim.

“Hamisi telah memberikan contoh yang baik sebagai seorang profesional, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kepemimpinannya membantu tim melewati berbagai tantangan sepanjang musim,” ujar Iqbal.

Manajemen juga menegaskan bahwa perpisahan dilakukan secara baik dan tetap menyisakan hubungan silaturahmi. Iqbal menambahkan bahwa pintu Persijap akan selalu terbuka untuk Hamisi di masa mendatang.

“Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas yang telah ia berikan. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya ke depan. Pintu silaturahmi akan selalu terbuka,” lanjutnya.

Peran Penting di Lini Tengah

Sepanjang BRI Super League musim 2025/2026, Hamisi menjadi salah satu pilar utama Persijap di sektor tengah. Ia tampil hampir tak tergantikan dan menjaga keseimbangan transisi permainan tim.

Catatan performanya menunjukkan konsistensi yang tinggi, dengan 29 penampilan dan satu assist. Kontribusi Hamisi tidak hanya terlihat dari statistik serangan, tetapi juga dari kemampuannya memutus alur bola lawan dan membantu koneksi antara lini belakang dan lini depan.

Status Hamisi kini bebas transfer karena kontraknya telah berakhir. Kondisi itu membuat masa depannya kembali menjadi perhatian, terutama terkait klub mana yang akan menjadi tujuan berikutnya bagi gelandang bertahan yang dikenal lugas dalam bermain tersebut.

Source: mediaindonesia.com

Terkait