Conor McGregor kembali menyita perhatian jelang UFC 329 setelah momen face-off melawan Max Holloway berubah panas di depan Dana White. Saat keduanya saling berhadapan usai konferensi pers, McGregor menepis kacamata Oakley Meta yang dipakai Holloway hingga terlepas.
Aksi itu langsung memicu perhatian publik karena terjadi di momen yang mestinya menjadi bagian formal menjelang duel. Presiden UFC Dana White dan petugas keamanan kemudian turun tangan untuk memisahkan keduanya.
Gerakan yang Dibaca Sebagai Psywar
Namun bukan hanya aksi menepis kacamata yang jadi sorotan. Beberapa saat sebelum keduanya benar-benar berhadapan, McGregor terlihat merendahkan posisi tubuh sambil mengangkat kedua kepalan tangannya.
Gerakan singkat itu memunculkan beragam tafsir di media sosial. Sejumlah penggemar menduga McGregor sedang mengukur jarak dengan Holloway dan menyiapkan taktik, termasuk kemungkinan memanfaatkan wrestling di dalam Octagon.
Seorang penggemar menulis, “Dia sedang menguji reaksi Holloway terhadap perubahan level. Sepertinya Conor akan memakai wrestling di momen tertentu,” sementara komentar lain menyebut, “Conor sedang mengukur jarak untuk takedown. Max sepertinya akan mendapat kejutan.”
| Fakta Utama Face-Off | Rincian |
|---|---|
| Lokasi laga | T-Mobile Arena, Las Vegas |
| Status McGregor | Comeback setelah hampir lima tahun absen dari Octagon |
| Lawan terakhir McGregor | Dustin Poirier pada Juli 2021 |
| Rekor pertemuan awal | McGregor menang atas Holloway lewat keputusan mutlak juri pada 2013 |
Kemampuan gulat memang bukan hal baru bagi McGregor. Saat pertemuan pertama dengan Holloway 12 tahun lalu, ia beberapa kali memanfaatkan teknik grappling untuk mengontrol jalannya pertarungan sebelum menang lewat keputusan juri.
Ucapan McGregor Jelang Pertarungan
Selain memanaskan suasana lewat face-off, McGregor juga melontarkan pernyataan keras soal peluangnya di UFC 329. Mantan juara dua divisi UFC itu mengaku bisa mengakhiri pertarungan dengan sangat cepat.
“Saya bisa menghancurkan Max dalam 10 detik. Saya pernah mencatat knockout hanya dalam tiga detik sepanjang karier saya,” ujar McGregor.
Ia juga menyinggung deretan lawan kuat yang pernah dikalahkannya dan kini masuk Hall of Fame UFC. Menurut McGregor, Holloway bisa menjadi nama berikutnya dalam daftar itu.
“Saya sudah mengalahkan banyak petarung hebat. Max bisa menjadi nama berikutnya,” katanya.
McGregor bahkan menegaskan bahwa laga ini akan menjadi penutup bagi rival lamanya itu. Ia menyebut duel di UFC 329 sebagai momen ketika Holloway akan menghadapi kehancuran di dalam arena.
“Saya memprediksi kehancuran. Saya akan menghancurkan Max dan menghabisinya. Dia adalah lawan terakhir saya yang masih aktif di UFC. Semua lawan saya yang lain sudah tidak ada. Sabtu nanti, giliran Max,” tegas McGregor.
Duel McGregor kontra Holloway menjadi salah satu laga paling dinantikan di UFC 329. Selain menjadi ajang pembuktian bagi McGregor setelah lama menepi karena cedera, pertarungan ini juga memberi kesempatan bagi Holloway untuk membalas kekalahan yang ia derita lebih dari satu dekade lalu.
