
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, secara resmi membuka rangkaian turnamen sepak bola Piala Menpora untuk kategori U12 dan U15 tahun 2025. Acara tersebut digelar di Lapangan Gambesi, Ternate, Maluku Utara, dan dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Dengan memukul tifa, Menpora menandai secara resmi pembukaan turnamen ini, sebuah langkah yang diharapkan menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga di tanah air.
Menpora Dito menyatakan bahwa Piala Menpora U12 dan U15 diselenggarakan di 34 daerah di Indonesia. Dalam hal ini, Ternate dipilih sebagai lokasi untuk kick-off, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan potensi sepak bola di daerah sekitar. “Saya yakin di Maluku Utara banyak potensi yang nantinya bisa meneruskan senior-senior di Tim Nasional,” ujar Menpora dengan antusias.
Dalam kesempatan itu, Menpora juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Malut atas penyelenggaraan Piala Gubernur 2025, yang turut melibatkan anak-anak usia dini mulai kategori U9. “Itu yang sangat kita butuhkan, proaktif dari daerah, bagaimana mengasah potensi atlet-atlet anak-anak usia dini kita,” tambah Menpora yang didampingi oleh Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Sri Wahyuni.
Partisipasi anak-anak dalam turnamen ini mendapatkan perhatian khusus dari Menpora Dito. Ia mengungkapkan rasa senangnya melihat antusiasme mereka dalam berolahraga, serta mengapresiasi orang tua yang mendukung anak-anak mereka untuk aktif dalam sepak bola. Menpora menekankan bahwa partisipasi di turnamen ini merupakan langkah penting dalam membangun sejarah olahraga Indonesia.
“Adik-adik di sinilah yang nantinya akan memiliki kesempatan untuk berpentas sebagai bagian Timnas. Kalian yang hari ini ikut di Piala Menpora, Piala Gubernur, dalam rangka proses menuju sejarah tersebut,” ungkapnya. Menpora mengajak anak-anak untuk tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga menikmati proses dan kebersamaan dalam berjuang.
Sebagai bagian dari rangkaian Piala Menpora, tahapan turnamen akan dimulai dari kabupaten/kota pada bulan Juli. Kemudian, dilanjutkan dengan tahap regional pada bulan Agustus. Sebanyak 16 tim regional akan bertanding dalam seri Nasional yang berlangsung di Surabaya pada bulan September. Ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda sepak bola yang dapat membawa Indonesia ke tingkat internasional.
Piala Menpora U12 dan U15 diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan berkompetisi secara sehat. Menpora Dito menjelaskan bahwa ajang ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga, terutama di usia dini. Semangat yang ditunjukkan oleh anak-anak peserta menjadi cerminan harapan masa depan sepak bola Indonesia.
Partisipasi dalam turnamen ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjalin persahabatan di antara tim-tim yang berlaga. Menpora menegaskan pentingnya menjaga sportifitas dan semangat kebersamaan sepanjang kegiatan berlangsung.
Dalam pembukaan ini, Menpora juga berkesempatan untuk mengalungkan medali kepada para pemenang Piala Gubernur, sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan prestasi yang telah diraih. Menyusuri jalannya kejuaraan pesta olahraga ini, harapannya adalah untuk melihat lebih banyak bakat-bakat muda yang siap untuk menjadi bintang sepak bola Indonesia di masa depan.
Dengan adanya Piala Menpora ini, diharapkan akan lebih banyak muncul atlet-atlet muda yang berpotensi menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia, melanjutkan perjuangan para atlet senior yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah sepak bola internasional. Kegiatan ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya pengembangan olahraga yang berkelanjutan di Indonesia.





