Pertamina Lubricants melakukan langkah nyata untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan lancar dan aman bagi para pemudik. Fokus utama perusahaan adalah menyediakan fasilitas yang mendukung kenyamanan dan keselamatan, terutama bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor di jalur Pantura.
Untuk itu, Pertamina membuka Lesehan Enduro di dua titik strategis, yaitu Masjid Al Huda di Cirebon dan Masjid Al Fairuz di Pekalongan, selama periode 13 hingga 19 Maret. Di kedua lokasi tersebut, pemudik dapat memanfaatkan berbagai fasilitas seperti ruang tunggu nyaman, area istirahat, pijat serta refleksi, layanan potong rambut, hingga pemeriksaan kesehatan ringan.
Selain kenyamanan, layanan pengecekan kendaraan secara gratis juga disediakan untuk memastikan kondisi motor prima selama perjalanan. Pemudik juga mendapatkan takjil dan makan sahur gratis sebagai upaya menjaga stamina selama mudik.
Perluasan Layanan Lesehan Enduro
Selain dua lokasi utama, Pertamina Lubricants juga memperluas layanan Lesehan Enduro ke tujuh titik lain:
- Simpang Jomin, Bekasi-Cikampek
- Nagreg
- Ciamis
- Ajibarang
- Nganjuk
- Ngawi
- Banyuwangi (Pelabuhan ASDP)
Di lokasi-lokasi ini, layanan utama fokus pada pergantian oli agar kendaraan tetap optimal.
Sementara itu, untuk jalur tol utama, Pertamina menghadirkan Selasar Fastron pada 14 hingga 19 Maret di beberapa titik seperti Rest Area KM 57A dan KM 379A di Tol Surabaya-Madiun, Tol Surabaya-Malang KM 66, serta Pelabuhan Merak dan Bakauheni.
Layanan untuk Pemudik Mobil di Jalur Tol
Pemudik yang menggunakan mobil bisa memanfaatkan fasilitas ganti oli dengan kenyamanan ruang tunggu ber-AC dan area bermain anak. Selain itu, mereka juga mendapat layanan takjil dan makan sahur gratis, pemeriksaan kesehatan ringan, serta pengecekan kendaraan gratis untuk menjamin keselamatan selama menempuh perjalanan jauh.
Kesiapan Pasokan Pelumas di Tengah Ketegangan Global
Pertamina Lubricants juga menunjukkan komitmen dalam menjaga pasokan produk pelumas di pasar domestik, meski di tengah dinamika geopolitik yang meningkat antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Menurut Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing Pertamina Lubricants, perusahaan terus memantau situasi dengan seksama dan berusaha menjaga stok pelumas tetap aman di tanah air.
Sumber bahan baku pelumas sebagian besar berasal dari dalam negeri, yang membuat risiko gangguan pasokan dapat diminimalisir. Base oil mineral yang digunakan dipasok dari Kilang Cilacap, sementara base oil sintetik dihasilkan dari pabrik di Dumai.
“Kami mendapatkan base oil mineral dari Cilacap dan base oil sintetik dari Dumai,” ujar Nugroho. Dengan strategi ini, Pertamina yakin tidak akan mengalami gangguan berarti sehingga kebutuhan kebutuhan pasar domestik tetap terpenuhi secara berkelanjutan.
Ekspansi Pasar Ekspor Pelumas
Tak hanya fokus pada pasar domestik, Pertamina Lubricants juga telah mengekspor produknya ke sekitar 17 negara, termasuk Australia, Thailand, Jepang, dan beberapa negara Afrika seperti Nigeria. Bahkan, perusahaan berani menjadikan Yaman sebagai salah satu destinasi ekspor meski wilayah tersebut merupakan negara pendukung Iran dalam konflik yang terjadi.
Pendekatan tersebut menunjukkan strategi perusahaan untuk tetap menjaga keberadaan produk di pasar luar negeri, terutama di kawasan yang berpotensi terdampak geopolitik. Meskipun pelayanan ekspor mungkin mengalami penyesuaian, upaya pemeliharaan pasar tetap berjalan agar tidak kehilangan posisi.
Fokus Utama Pertamina Lubricants
Melalui serangkaian layanan dan fasilitas yang disediakan bagi pemudik serta penjagaan pasokan pelumas, Pertamina Lubricants menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran 2026. Layanan yang menyasar kebutuhan kendaraan secara teknis dan kenyamanan pemudik diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan kelelahan di jalan.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi korporasi untuk menjaga reputasi dan kepercayaan pelanggan baik di dalam negeri maupun pasar internasional di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.cnnindonesia.com