VW ID. Buzz berhasil menarik perhatian bukan hanya karena namanya, tetapi karena ia benar-benar tampil beda di jalan. Setelah mengendarainya, alasan mengapa banyak orang menoleh jadi mudah dipahami: mobil ini memadukan nostalgia Microbus dengan teknologi kendaraan listrik modern dalam paket yang terasa matang.
Volkswagen memang sudah lama menggoda publik dengan ide kebangkitan Microbus. Kini, ID. Buzz hadir sebagai jawaban nyata, dan mobil ini tidak sekadar meniru bentuk klasiknya, tetapi menerjemahkan semangatnya ke era listrik dengan pendekatan yang jauh lebih serius.
Desain eksterior yang langsung mencuri perhatian
Bodinya tinggi, mengotak, dan punya proporsi yang sangat berbeda dari mobil keluarga kebanyakan. Volkswagen memberi sentuhan khas lewat logo VW besar di depan, garis dua warna berbentuk V di kap, lampu LED dengan light bar, serta siluet yang mengingatkan pada Type 2 Microbus tanpa terlihat seperti proyek nostalgia murahan.
Pilihan warna juga memperkuat karakter itu. Tersedia delapan opsi two-tone dan tiga warna monokrom, sementara kombinasi seperti Energetic Orange over Candy White atau Pomelo Yellow membuat ID. Buzz terlihat seperti pernyataan gaya, bukan sekadar kendaraan harian.
Performa listrik yang jauh lebih hidup dari tampilannya
Di balik desain retro itu, ID. Buzz memakai platform MEB milik Volkswagen, arsitektur yang juga menjadi dasar ID.4 dan beberapa EV Audi. Varian penggerak roda belakang dibekali motor sinkron magnet permanen di gandar belakang dengan tenaga 282 horsepower dan torsi 413 lb-ft.
Jika memilih 4MOTION all-wheel-drive, motor induksi di depan menambah output total menjadi 335 horsepower dan 512 lb-ft. Keduanya menggunakan baterai lithium-ion 91 kWh dengan kapasitas pakai 86 kWh, serta mendukung pengisian cepat DC dari 10% ke 80% dalam sekitar 26 menit.
Angka penting Volkswagen ID. Buzz
| Aspek | Data |
|---|---|
| Tenaga RWD | 282 horsepower |
| Torsi RWD | 413 lb-ft |
| Tenaga AWD 4MOTION | 335 horsepower |
| Torsi AWD 4MOTION | 512 lb-ft |
| Baterai | 91 kWh lithium-ion |
| Kapasitas pakai | 86 kWh |
| Pengisian cepat | 10%–80% sekitar 26 menit |
| Jarak tempuh RWD | 234 miles |
| Jarak tempuh AWD | 231 miles |
Jarak tempuh memadai, tetapi bukan yang terbaik
Untuk penggunaan harian, jarak tempuh 234 miles pada versi RWD dan 231 miles pada AWD tergolong cukup. Namun, angka itu tidak sepenuhnya cocok dengan citra kendaraan untuk perjalanan jauh, karena kondisi cuaca dingin, kecepatan jalan tol, dan muatan penuh bisa menurunkannya mendekati 200 miles atau kurang.
Inilah salah satu kompromi paling jelas pada ID. Buzz. Mobil ini menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan, tetapi calon pembeli tetap perlu memperhitungkan kebiasaan charging jika sering melakukan perjalanan antarkota.
Rasa berkendara yang lebih lincah dari dugaan
Secara visual, ID. Buzz tampak seperti bus listrik besar yang berat, bahkan mendekati 6.000 pound. Namun di jalan, karakter itu mengejutkan karena tidak terasa lamban atau kikuk seperti yang mungkin dibayangkan.
Torsi listrik hadir secara instan dan halus, sehingga mobil melaju dari lampu merah dengan percaya diri. Volkswagen mengklaim akselerasi 0-60 mph sekitar 7,5 detik untuk RWD dan 6,0 detik untuk AWD, sementara pengujian Car and Driver mencatat AWD bisa mencapai 5,5 detik. Untuk sebuah van, angka itu tergolong cepat.
Kemudi juga terasa cukup presisi untuk ukuran bodi sebesar ini. Radius putar 37,4 kaki membuat manuver di parkiran jauh lebih mudah daripada kesan awal yang mungkin muncul dari tampilannya.
Interior lapang dengan perhatian besar pada detail
Masuk ke kabin, Volkswagen terlihat sangat serius menggarap nuansa retro-modern. Ada banyak detail kecil, mulai dari tekstur panel pintu, pola jahitan kursi, hingga strap jendela geser baris kedua yang merujuk ke Bus klasik.
Ruang kabin menjadi salah satu nilai jual utama. Legroom baris ketiga mencapai 42,4 inci, cukup nyaman untuk orang dewasa, sementara baris kedua bisa memakai bangku untuk tujuh penumpang atau captain’s chairs untuk enam penumpang.
Fleksibilitas ruang dan fitur utama
- Ruang kargo belakang baris ketiga mencapai 18,6 cubic feet.
- Jika semua kursi dilipat, kapasitasnya melebar ke 145,5 cubic feet.
- Atap kaca electrochromic tersedia pada trim lebih tinggi.
- Layar sentuh 12,9 inci mendukung wireless Apple CarPlay dan Android Auto.
- Jok depan mendapat pemanas, ventilasi, dan pijat di semua trim.
Fitur-fitur itu membuat ID. Buzz terasa premium, meski beberapa kontrol sentuh Volkswagen masih belum senyaman tombol fisik. Sistem infotainment juga tergolong responsif, tetapi alur menunya masih bisa dibuat lebih sederhana.
Harga premium untuk kendaraan emosional
ID. Buzz Pro S dibanderol mulai dari $59,995 sebelum destination charge $1,550. Pro S Plus dipasarkan $63,495 untuk RWD dan $67,995 untuk AWD 4MOTION, sedangkan 1st Edition dibuka di $65,495 RWD dan $69,995 AWD.
Harga tersebut menempatkan ID. Buzz di atas banyak minivan konvensional seperti Toyota Sienna atau Honda Odyssey. Mobil ini juga tidak memenuhi syarat untuk kredit pajak federal EV $7,500 karena dirakit di Jerman, sehingga biaya kepemilikan terasa makin premium.
Volkswagen membekali model ini dengan garansi 4 tahun/50,000 mil untuk bumper-to-bumper dan garansi baterai 8 tahun/100,000 mil. Bagi pembeli yang mencari kendaraan keluarga listrik dengan karakter kuat, ID. Buzz menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar fungsi: ia menghadirkan rasa senang, dan itulah alasan mobil ini terus menarik perhatian di jalan.
