Penjualan NEV China Melonjak Dari Februari, Tapi Anjlok Tipis Secara Tahunan

Penjualan ritel kendaraan energi baru atau NEV penumpang di China membaik tajam pada periode bahasan ini setelah melemah pada bulan sebelumnya. Data China Passenger Car Association atau CPCA menunjukkan penjualan ritel NEV penumpang di pasar domestik mencapai 848.000 unit, naik 82,6% dibanding bulan sebelumnya, tetapi masih turun 14,4% secara tahunan.

Perbaikan bulanan itu menegaskan bahwa pasar NEV China masih memiliki permintaan yang kuat saat memasuki kuartal baru. Namun, penurunan tahunan yang berlanjut untuk tiga bulan berturut-turut menunjukkan persaingan yang ketat, efek musiman, dan permintaan konsumen yang belum pulih sepenuhnya.

Kombinasi Pemulihan Bulanan dan Tekanan Tahunan

CPCA mencatat bahwa pelemahan tahunan pasar kendaraan penumpang masih terjadi secara umum. Total penjualan ritel mobil penumpang di China pada periode yang sama turun 15,0% secara tahunan menjadi 1,648 juta unit, meski melonjak 59,4% dari bulan sebelumnya.

Di tengah kondisi itu, NEV tetap mempertahankan penetrasi yang tinggi di pasar domestik. Pangsa NEV dalam retail kendaraan penumpang mencapai 51,5%, naik 0,3 poin persentase dari tahun sebelumnya.

Komposisi Pasar Masih Didominasi Mobil Listrik Murni

Kendaraan listrik baterai atau BEV menjadi pendorong utama pemulihan bulanan. Penjualan retail BEV tercatat 568.000 unit, turun 11,7% secara tahunan tetapi naik 104,6% dari bulan sebelumnya.

Porsi BEV terhadap total retail NEV pun naik dari 59,91% menjadi 66,98%. Data ini menunjukkan bahwa pembeli domestik masih banyak memilih model listrik murni, terutama saat pasar memasuki periode pemulihan musiman.

Berikut ringkasan komposisi penjualan retail NEV pada periode tersebut:

  1. BEV: 568.000 unit, turun 11,7% secara tahunan.
  2. PHEV: 204.000 unit, turun 23,5% secara tahunan.
  3. EREV: 76.000 unit, turun 6,0% secara tahunan.
  4. Total NEV retail: 848.000 unit, turun 14,4% secara tahunan.

Segmen Hybrid Masih Tertinggal Secara Tahunan

Kelompok hybrid, termasuk PHEV dan extended-range electric vehicles atau EREV, juga mencatat pemulihan bulanan, tetapi belum mampu membalik tren tahunan. Penjualan retail model hybrid mencapai 280.000 unit, naik 50,54% dari bulan sebelumnya, namun turun 18,84% secara tahunan.

Jika dipisah, PHEV tanpa EREV hanya mencapai 204.000 unit. Kategori ini menyumbang 24,06% dari total retail NEV, tetapi masih mencatat penurunan tahunan selama sembilan bulan berturut-turut.

EREV berada di posisi yang lebih stabil dibanding PHEV. Penjualannya mencapai 76.000 unit, setara 8,96% dari total retail NEV, dengan penurunan tahunan yang lebih kecil di 6,0%.

Pasar Grosir dan Ekspor Menunjukkan Sinyal yang Lebih Positif

Di sisi distribusi pabrik ke jaringan penjualan, pengiriman grosir passenger NEV naik 1,1% secara tahunan menjadi 1,144 juta unit. Angka itu juga melompat 58,3% dari bulan sebelumnya, menandakan pergerakan stok dan pasokan yang mulai lebih seimbang.

Kinerja ekspor bahkan tampil jauh lebih kuat. Ekspor passenger NEV dari China mencapai 349.000 unit, naik 139,9% secara tahunan dan 29,6% dari bulan sebelumnya.

Nero lebih penting, NEV menyumbang 50,2% dari total ekspor kendaraan penumpang pada periode tersebut. Porsi itu naik 13,7 poin persentase dibanding tahun sebelumnya dan memperlihatkan bahwa pasar luar negeri kini menjadi penopang penting bagi industri otomotif energi baru China.

Perbedaan Kinerja Antar Teknologi Masih Terlihat

Tren antar jenis penggerak juga tidak seragam. Pada grosir, BEV turun 2,0% secara tahunan menjadi 695.000 unit, sedangkan PHEV naik 6,1% menjadi 352.000 unit dan EREV naik 7,7% menjadi 96.000 unit.

Dalam komposisi grosir, BEV masih memimpin dengan porsi 60,8%, diikuti PHEV sebesar 30,8% dan EREV 8,4%. CPCA menilai pasar otomotif China juga dipengaruhi jumlah peluncuran model baru yang lebih sedikit pada kuartal pertama, sementara biaya manufaktur komponen dan biaya kepemilikan kendaraan ikut menahan pelepasan permintaan konsumen.

Dengan kondisi itu, pasar NEV China tetap bergerak di jalur pertumbuhan struktural, meski data retail masih memperlihatkan tekanan tahunan. Kekuatan ekspor, dominasi BEV di pasar domestik, dan pangsa NEV yang sudah menembus lebih dari separuh pasar penumpang menjadi sinyal bahwa sektor ini masih menjadi pusat persaingan utama industri otomotif China.

Source: cnevpost.com

Berita Terkait

Back to top button