Di segmen city car listrik, fitur kenyamanan dan keselamatan menjadi pembeda utama di tengah desain yang sama-sama ringkas. Wuling Air EV dan Seres E1 masuk ke kategori ini dengan pendekatan berbeda, tetapi keduanya sama-sama menargetkan pengguna perkotaan yang membutuhkan mobil lincah, hemat ruang, dan mudah dioperasikan.
Keduanya juga menarik perhatian karena menawarkan perlengkapan yang tidak sekadar formalitas. Di kelas harga Rp189 juta hingga Rp307 juta OTR Jakarta, dua model ini membawa fitur yang biasanya menjadi pertimbangan utama saat konsumen membandingkan mobil listrik mungil untuk kebutuhan harian.
Wuling Air EV mengutamakan kemudahan penggunaan
Wuling Air EV mengandalkan motor listrik bertenaga sekitar 30 kW dengan baterai lithium ferro phosphate yang sudah mengantongi rating IP67. Sertifikasi itu penting karena menunjukkan perlindungan terhadap debu dan air, sehingga mobil lebih siap dipakai di kondisi jalan yang beragam.
Mobil ini dipasarkan dalam dua varian utama, yaitu Pro dan Lite. Varian Pro memakai baterai 26,7 kWh/115 Volt dengan jarak tempuh hingga 300 km, sedangkan varian Lite membawa baterai 17,3 kWh/115 V dengan jarak tempuh hingga 200 km dalam sekali pengisian penuh.
Soal pengisian daya, Wuling menyertakan paket easy to charge dalam pembelian. Konsumen mendapatkan charger 7 kW berikut instalasi gratis di rumah, sehingga proses isi daya menjadi lebih praktis untuk pemilik yang baru beralih ke mobil listrik.
Pengisian di rumah bisa dilakukan dengan arus minimal 2.200 VA memakai portable charger. Waktu pengisian sekitar 8,5 jam hingga 11 jam dari kondisi kosong ke penuh, tergantung varian yang digunakan.
Pengisian juga bisa dilakukan di SPKLU melalui konektor AC GB/T. Dalam skema ini, durasi pengisian tercatat jauh lebih singkat, yakni sekitar 30 menit hingga 90 menit, sehingga memberi fleksibilitas bagi pengguna yang sering bergerak di wilayah kota.
Kabinnya dirancang ringkas, tetapi tetap fungsional
Di dalam kabin, Wuling Air EV memakai konsep minimalis modern dengan sentuhan futuristik. Mobil ini hanya menampung empat penumpang, tetapi ruang yang tersedia tetap didesain agar terasa nyaman untuk penggunaan harian.
Jok semi-kulit memberi kesan lebih rapi dan mendukung kenyamanan penumpang. Layar ganda Future-Tech Twin Screen berukuran 20,25 inci juga membantu pengemudi memantau informasi kendaraan dengan lebih mudah.
Selain itu, Air EV punya bagasi yang cukup fleksibel. Saat kursi belakang dilipat, ruang angkutnya bisa mencapai 741 liter, yang menjadi nilai tambah untuk mobil sekecil ini.
Sistem infotainment mengandalkan Integrated Floating Wide Screen 10,25 inci. Fitur yang tersedia mencakup Wuling Indonesian Command atau WIND, Internet of Vehicle atau IoV, Bluetooth, navigasi, dan konektivitas smartphone.
Fitur keselamatan Air EV tergolong lengkap di kelasnya
Wuling membekali Air EV dengan Dual SRS Airbags, ABS+EBD, Electronic Stability Control, dan Hill Hold Control. Mobil ini juga memakai rem cakram di empat roda serta ISOFIX untuk kursi anak.
Keamanan baterai ditopang hasil uji ketahanan tinggi yang mencapai 41 tes serta sertifikasi IP67. Dalam konteks mobil listrik perkotaan, kombinasi ini memberi rasa aman tambahan saat mobil dipakai untuk rutinitas harian.
Seres E1 menawarkan kabin kompak dengan perlindungan dasar yang relevan
Seres E1 hadir sebagai city car listrik dua pintu dengan kapasitas empat penumpang. Dimensinya yang ringkas, yakni panjang 3.030 mm, lebar 1.495, tinggi 1.640 mm, dan wheelbase 1.960 mm, membuat mobil ini mudah bermanuver di jalan sempit dan area parkir padat.
Model ini memakai motor listrik permanent magnet synchronous dengan tenaga hingga 40 hp dan torsi sekitar 100 Nm. Sumber dayanya berasal dari baterai lithium iron phosphate berkapasitas 13,8 kWh hingga 16,8 kWh, tergantung varian, dengan jarak tempuh 180 km hingga 220 km.
Waktu pengisian AC dari 10 persen ke 90 persen disebut sekitar empat jam. Angka ini cukup kompetitif untuk mobil listrik mungil yang dirancang bagi mobilitas harian di area perkotaan.
Fitur kabin dan infotainment Seres E1 lebih sederhana, tetapi tetap modern
Interior Seres E1 dibuat cukup lapang untuk ukuran mobil kompak. Tata letaknya hadir dalam format modern dengan ruang kaki dan ruang kepala yang masih nyaman untuk penumpang dewasa.
Head unit floating berukuran 8,8 inci menjadi pusat infotainment di dasbor. Sistem ini terhubung dengan Bluetooth, Apple CarPlay, internet, dan bahkan mendukung permainan gim, sehingga memberi fungsi hiburan yang cukup luas di kelasnya.
Untuk kenyamanan penggunaan, Seres E1 juga membawa keyless entry dan kamera parkir. Kehadiran fitur ini memudahkan pengemudi saat masuk mobil dan saat memarkir di area terbatas.
Perbandingan fitur keselamatan yang menonjol
Jika dilihat dari aspek keselamatan, kedua model sama-sama membawa perlengkapan penting untuk mobil listrik kecil. Perbedaan utamanya terletak pada pendekatan fitur dan fokus teknologi yang ditawarkan masing-masing pabrikan.
- Wuling Air EV menonjol lewat ABS+EBD, ESC, HHC, rem cakram 4 roda, dan ISOFIX.
- Seres E1 menambahkan TPMS, sensor collision power failure protection, ABS, serta kendali stabilitas kendaraan.
- Air EV unggul pada paket perlindungan baterai dengan sertifikasi IP67 dan 41 uji ketahanan.
- Seres E1 menawarkan proteksi tabrakan melalui crash sensor yang terhubung ke airbag system untuk pemutus sirkuit tegangan tinggi.
Di pasar mobil listrik kompak, fitur kenyamanan dan keselamatan sering kali menentukan nilai sebuah model lebih dari sekadar desain eksterior. Wuling Air EV dan Seres E1 sama-sama menunjukkan bahwa city car listrik lawas pun masih bisa relevan karena membawa kombinasi kabin praktis, infotainment modern, dan perangkat keselamatan yang sesuai kebutuhan mobilitas perkotaan.
Source: carvaganza.com






