Harga bensin yang terus naik membuat banyak pengemudi merasa isi tangki habis lebih cepat dari biasanya. Di tengah keluhan itu, seorang kreator otomotif di TikTok mengaku tahu penyebabnya dan langsung memicu perdebatan besar.
Klip dari PokeChop (@pokechop) telah ditonton lebih dari sembilan juta kali. Ia menuding perubahan kebutuhan bensin sejak perang di Iran dan menyebut campuran etanol saat ini tidak cocok untuk sebagian mobil.
Dalam videonya, PokeChop mengatakan Kongres diam-diam menyetujui E15 sepanjang tahun di Amerika Serikat. Ia menyebut keputusan itu disahkan pada Maret 2026 dan diberitakan sejumlah media, termasuk Reuters, namun tanpa banyak perhatian publik.
Ia juga menyatakan perusahaan bahan bakar telah menaikkan kadar etanol selama berbulan-bulan. Menurutnya, perubahan itu ikut memicu gejala yang dirasakan pengemudi, seperti idle yang kasar, konsumsi bensin yang terasa lebih boros, dan jarum BBM yang turun lebih cepat dari dugaan.
PokeChop bahkan menyebut para pengemudi seolah “digaslighting” untuk mengabaikan masalah yang sedang terjadi. Ia menegaskan bahwa dalam tiga sampai empat bulan terakhir, banyak orang dibuat percaya bahwa penurunan efisiensi bahan bakar bukanlah penyebab utama.
Reaksi cepat dari penonton
Unggahan itu langsung mengubah kolom komentar menjadi ruang berburu solusi. Banyak pengguna mencari pom bensin yang masih menjual bensin bebas etanol, dan situs Pure-Gas.org ikut disebut sebagai tempat yang berguna untuk menemukan lokasi semacam itu.
Sebagian penonton mengeluhkan bahwa bahan bakar tanpa etanol tidak mudah dijangkau. Banyak stasiun pengisian disebut terlalu jauh, sehingga opsi itu tidak selalu praktis bagi semua orang.
Meski begitu, klaim bahwa E15 menjadi biang utama habisnya bensin tidak sepenuhnya berdiri di atas fakta yang dramatis seperti di media sosial. E15 justru disetujui untuk banyak mobil yang dibuat mulai 2001, sehingga mayoritas kendaraan modern masih bisa memakainya.
Apa yang sebenarnya berubah
Etanol memang memiliki energi per galon yang lebih rendah dibanding bensin murni. Karena itu, campuran dengan kadar etanol lebih tinggi dapat sedikit menurunkan efisiensi bahan bakar dibanding bensin biasa.
Environmental Protection Agency juga menyatakan E15 disetujui untuk sebagian besar kendaraan keluaran 2001 ke atas. Mobil yang lebih tua memang bisa lebih sensitif, tetapi bagi mayoritas kendaraan, bahan bakar ini umumnya tetap aman digunakan.
Itulah sebabnya keluhan pengemudi bisa punya beberapa lapisan sekaligus. Harga bensin yang naik akibat krisis di Iran memang menekan banyak orang, baik di Amerika maupun di luar negeri, sehingga setiap perubahan kecil pada efisiensi langsung terasa di dompet.
Namun, menyalahkan E15 saja tidak cukup untuk menjelaskan seluruh masalah. Tekanan harga, perbedaan jenis kendaraan, dan cara pengemudi merasakan konsumsi BBM tampaknya sama-sama berperan dalam kekhawatiran yang kini menyebar luas di media sosial.
Di tengah situasi itu, banyak orang akhirnya mencari cara paling sederhana untuk menghemat bahan bakar. Bagi pemilik mobil yang lebih tua, perhatian ekstra terhadap jenis bensin yang dipakai kini kembali menjadi topik yang sulit diabaikan.
