Daihatsu Xenia Dilelang Mulai Rp 34 Jutaan, Murahnya Menggoda tapi Kondisinya Rusak Berat

Daihatsu Xenia bekas milik negara sedang dilelang dengan harga pembukaan Rp 34,241 juta. Angka itu langsung menarik perhatian karena unit yang ditawarkan berasal dari tahun 2009, tetapi status kondisinya tercatat rusak berat.

Lelang ini digelar oleh Satuan Kerja Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian PU melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta III. Meski kondisinya tidak prima, mobil ini tetap bisa dilirik karena pajaknya masih aktif dan proses lelangnya dibuka secara resmi lewat skema open bidding.

Mobil yang ditawarkan adalah satu unit Daihatsu Xenia lansiran 2009. Kendaraan ini merupakan barang milik negara yang dilepas melalui mekanisme lelang pemerintah.

Nilai limit yang dipasang untuk mobil tersebut sebesar Rp 34,241 juta. Nilai jaminannya juga dipatok di kisaran yang sama, yakni Rp 34 jutaan.

Status kendaraan tertulis rusak berat. Keterangan ini menjadi poin penting yang perlu dicermati calon peserta sebelum memutuskan ikut menawar.

Bagi pemburu mobil murah, label harga Rp 30 jutaan memang terdengar menarik. Namun, kondisi fisik dan biaya perbaikan tetap menjadi faktor utama yang harus diperhitungkan sebelum ikut lelang.

Pajak Masih Berlaku

Di tengah catatan kondisi rusak berat, ada satu detail yang bisa menjadi perhatian calon peserta. Pajak kendaraan Daihatsu Xenia ini masih berlaku hingga 30 Maret 2027.

Kendaraan tersebut terdaftar sebagai kendaraan ke-0 dengan pelat nomor berlatar merah. Status ini menunjukkan bahwa mobil tersebut sebelumnya digunakan sebagai kendaraan dinas pemerintah.

Berdasarkan informasi data kendaraan dan pajak kendaraan bermotor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pajak tahunan yang harus dibayar untuk Xenia ini tergolong ringan. Rinciannya meliputi PKB pokok Rp 351.800 dan SWDKLLJ Rp 143.000.

Dengan demikian, total pajak tahunannya tercatat Rp 494.800. Informasi ini dapat menjadi pertimbangan tambahan bagi peserta yang ingin menghitung biaya setelah kendaraan dimenangkan.

Jadwal dan Lokasi Pengecekan

Calon peserta diberi kesempatan untuk melihat langsung objek lelang. Pengecekan dilakukan pada 8 Juni 2026 hingga pukul 15.00 WIB di kantor Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta, Badan Pengembangan SDM Kementerian PU.

Kesempatan melihat unit secara langsung menjadi tahap penting karena kondisi kendaraan sudah dinyatakan rusak berat. Pemeriksaan langsung dapat membantu peserta menilai kelayakan unit sebelum mengajukan penawaran.

Lelang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026. Skema yang digunakan adalah open bidding.

Pemenang lelang akan ditetapkan setelah batas akhir penawaran. Waktu penutupan penawaran tercatat pada pukul 11.45 WIB.

Cara Mengikuti Lelang

Peserta yang ingin ikut harus mengakses situs resmi www.lelang.go.id. Dari halaman utama, peserta dapat memilih tombol masuk yang berada di kanan atas.

Setelah itu, peserta login menggunakan alamat email dan kata sandi yang telah didaftarkan. Peserta juga perlu mencentang captcha sebelum menekan tombol masuk.

Langkah berikutnya adalah mencari lot lelang yang diincar melalui kolom pencarian. Jika unit sudah ditemukan, peserta bisa membuka rincian lot untuk melihat detail barang lelang.

Untuk melanjutkan, peserta harus menekan tombol “Ikuti Lelang”. Sistem kemudian akan menampilkan halaman konfirmasi kepesertaan.

Pada halaman tersebut, akan muncul informasi data lot lelang, data peserta, rekening pengembalian, dan dokumen tambahan apabila diperlukan. Semua data perlu diperiksa agar sesuai sebelum proses dilanjutkan.

Peserta juga diminta mencentang pernyataan bahwa syarat dan ketentuan lelang telah dibaca. Setelah itu, peserta bisa menekan tombol mengerti lalu mengonfirmasi keikutsertaan.

Jika proses berhasil, sistem akan menampilkan notifikasi sukses. Tahap ini menandai bahwa peserta sudah resmi terdaftar untuk mengikuti penawaran pada lot kendaraan tersebut.

Harga limit yang relatif rendah membuat Xenia ini berpotensi menarik perhatian pemburu mobil bekas murah. Namun, catatan rusak berat dan kebutuhan pengecekan langsung tetap menjadi hal utama yang tidak boleh diabaikan sebelum masuk ke proses bidding.

Source: oto.detik.com

Berita Terkait

Back to top button