Koenigsegg One:1 yang Dikira Dicuri Itu Ternyata Tak Pernah Hilang, Kini Siap Lelang

RM Sotheby’s kini melelang salah satu dari enam Koenigsegg One:1 milik pelanggan, dan mobil itu punya kisah yang jauh lebih rumit daripada label “stolen” yang sempat menempel padanya. Chassis 7108 itu pernah terseret narasi liar soal perampasan oleh kelompok tentara bayaran Rusia, padahal pada akhirnya mobil tersebut ternyata tidak pernah hilang.

Kisahnya berawal dari laporan yang menyebut pria yang diduga anggota Wagner Group mengambil paksa Koenigsegg One:1 milik mantan pebalap Formula 1 Adrian Sutil. Laporan itu juga mengklaim Interpol sedang memburunya, tetapi keduanya kemudian terbukti tidak benar.

Pada Maret, Bild melaporkan bahwa mobil yang disebut-sebut dicuri itu ditemukan terparkir di Munich. Mobil itu sebelumnya disita oleh Baden-Württemberg State Criminal Police Office, lalu dikembalikan kepada pemiliknya, perusahaan leasing AIL Leasing.

“Claim” bahwa mobil itu dicari Interpol disebut “pure fiction” oleh sales manager Christian Finke kepada Bild. Dengan begitu, drama yang sempat ramai di media ternyata sudah selesai jauh sebelum narasi “pencurian” itu kembali diulang oleh sejumlah outlet.

RM Sotheby’s sekarang membawa chassis 7108 ke lelang Tegernsee bulan depan dengan estimasi €8 juta hingga €10 juta, atau sekitar $9.1 juta hingga $11.4 juta. Namun, nilai besar itu bukan satu-satunya alasan mobil ini menarik perhatian.

Mobil spesial dengan identitas visual yang kuat

Di kalangan Koenigsegg, mobil ini dikenal sebagai “JC”. Menurut data yang beredar, mobil ini diyakini sebagai customer One:1 ketiga yang pernah dibuat, dari total tujuh unit One:1 yang terdiri dari enam mobil pelanggan dan satu prototipe.

Seperti One:1 lain, mobil ini memakai mesin V8 5.0 liter twin-turbo dengan tenaga 1,360 hp atau 1,014 kW. Bobotnya sekitar 2,998 lbs atau 1,360 kg, sehingga rasio tenaga-terhadap-beratnya benar-benar 1:1, yang menjadi asal nama model ini.

Penampilannya juga sulit disamakan dengan One:1 lain. Bodi karbon terbuka dipadukan dengan aksen China Pink pada splitter, roof scoop, side skirts, diffuser, active rear wing, dan bahkan pelek karbon fiber Aircore.

Nuansa serupa berlanjut ke kabin, dengan jahitan dan trim bernuansa pink yang dibuat menyatu dengan eksterior. Kombinasi itu membuat chassis 7108 sangat mudah dikenali, bahkan di tengah koleksi hypercar yang sangat langka.

Jejak kepemilikan dan penggunaan

Egg Registry menyebut mobil ini awalnya dipesan agar selaras dengan koleksi pemiliknya. Koleksi itu dilaporkan mencakup Pagani Zonda 760 JC, Ferrari FXX-K, dan 458 Speciale Aperta dalam skema warna yang serupa.

Registry tersebut juga mencatat bahwa mobil ini pernah terlihat di sebuah track event di Shanghai International Circuit pada 2016. Setelah itu, mobil ini nyaris menghilang dari sorotan publik.

Di titik inilah nama Adrian Sutil mulai sering dikaitkan dengan mobil tersebut. Ia beberapa kali terekam mengemudikan mobil yang tampak seperti chassis 7108, terutama di Monaco, lokasi yang disebut Egg Registry sebagai tempat mobil itu menghabiskan musim panas.

Meski begitu, RM Sotheby’s tidak menyebut nama Sutil dalam deskripsi katalog. Lelang itu juga tidak menyinggung rumor yang sempat membuat chassis 7108 jadi bahan pembicaraan luas.

Auto Motor und Sport kemudian melacak mobil ini di AIL Leasing, Grünwald dekat Munich, dan memeriksa dokumennya. Menurut laporan itu, Sutil tidak tercatat sebagai pemilik terdaftar sama sekali.

Koenigsegg dealer Markus Esser mengatakan pemegang terdaftar mobil ini adalah Pace Cars International GmbH, anak perusahaan berbasis Düsseldorf milik perusahaannya. Esser juga menjelaskan bahwa mobil itu dikirim baru pada 2015, dibeli kembali pada 2019, lalu dibiayai lewat skema sale-and-leaseback dengan AIL Leasing.

Setelah itu, Pace Cars International menyewakan mobil ini kepada Sutil “permanently for a fee” hingga penangkapannya. Dengan kata lain, hypercar yang sempat disebut dicuri itu ternyata hanya mobil leasing yang kembali ke pemilik yang sah.

Riwayat servis dan kondisi terkini

Dalam daftar resminya, mobil ini disebut dikirim pada 4 April 2015 melalui Esser Automotive, perwakilan lama Koenigsegg di Jerman. Riwayat servisnya juga tercatat cukup rapi, termasuk kunjungan ke Esser Automotive pada 2017, 2019, dan 2021.

Setelah itu, mobil mendapat servis di SIC Garage pada 2022. Menjelang penjualan, mobil ini juga mendapat servis terbaru dan pembaruan pabrikan, sementara odometernya menunjukkan 4,233 km atau 2,630 miles.

Dengan produksi yang sangat terbatas, spesifikasi unik, serta warna yang langsung mencolok, chassis 7108 tetap menjadi salah satu One:1 paling dikenal. Jika berhasil terjual sesuai estimasi atau bahkan melampauinya, mobil ini akan menambah bab baru pada riwayat salah satu Koenigsegg paling terkenal yang pernah dibuat.

Source: www.carscoops.com

Berita Terkait

Back to top button