Motor listrik bongsor Tangkas X7 New menempuh perjalanan sekitar 1.200 kilometer dari Banten hingga Bali dalam ajang Riding Nusantara 2026. Rute panjang ini dijalani sebagai pengujian terbuka untuk melihat seberapa kuat performa motor listrik tersebut saat dipakai lintas provinsi.
Pengujian itu menarik perhatian karena unit tidak hanya melaju di jalan mulus, tetapi juga melewati tanjakan, turunan, jalan rusak, cuaca panas, hujan deras, hingga penyeberangan antarpulau dengan kapal. Jalur ekstrem semacam ini dipakai untuk mengukur ketahanan nyata, bukan sekadar angka di atas kertas.
Riding Nusantara 2026 berlangsung pada 14-20 Juni 2026. Perjalanan dimulai dari Cilegon, Banten, pada 14 Juni, lalu membelah Pulau Jawa melalui Cirebon, Semarang, dan Surabaya, sebelum finis di Singaraja, Bali, pada 20 Juni 2026.
Uji jarak jauh di kondisi nyata
Pengujian ini tidak hanya berfokus pada keberhasilan mencapai garis akhir. Sejumlah parameter teknis dipantau secara ketat sepanjang perjalanan untuk mengetahui bagaimana motor bekerja dalam pemakaian jarak jauh.
Parameter yang diamati meliputi ketahanan baterai, suhu motor dan controller, konsumsi energi per kilometer, kekuatan rangka dan suspensi, hingga kinerja Battery Management System atau BMS. Sistem regenerasi energi juga ikut diperiksa selama motor digunakan menempuh rute panjang tersebut.
Kegiatan ini juga dipakai untuk melihat langsung kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik umum di lapangan. Tim memantau ketersediaan SPKLU di sepanjang jalur dari Banten sampai Bali sebagai bagian dari evaluasi penggunaan motor listrik untuk mobilitas antarkota.
Founder dan CEO Tangkas Motor Listrik, Agung Pamungkas yang disapa Don Papank, menyebut pengujian ini ditujukan untuk memberi edukasi kepada masyarakat. Menurut dia, motor listrik bisa digunakan untuk perjalanan jauh dan diuji durabilitasnya di berbagai medan Indonesia, khususnya rute Jawa-Bali.
Spesifikasi yang dibawa ke jalur Jawa-Bali
Tangkas X7 New merupakan motor listrik bergaya skuter matik bongsor. Model ini menonjol lewat dimensi besar, bagasi luas, serta kemampuan melibas tanjakan.
Untuk dapur pacu, motor ini dibekali motor listrik 4.000 watt. Sumber dayanya menggunakan baterai lithium yang diklaim mampu membawa motor menempuh jarak hingga 120 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Kecepatan maksimal yang diklaim berada di kisaran 95-100 km per jam. Angka itu menempatkan Tangkas X7 New sebagai skuter listrik yang disiapkan bukan hanya untuk perjalanan pendek dalam kota, tetapi juga untuk kebutuhan mobilitas yang lebih luas.
Di sektor fitur, Tangkas X7 New memakai rem cakram depan-belakang. Motor ini juga dilengkapi tiga mode kecepatan untuk menyesuaikan karakter berkendara dengan kondisi jalan yang dihadapi.
Fitur lain yang disematkan mencakup gigi mundur untuk memudahkan parkir, sistem alarm anti-maling, fitur anti-begal, serta port USB. Port tersebut bisa dipakai untuk mengisi daya gawai selama perjalanan.
Bukan sekadar promosi produk
Pengujian seperti ini penting karena tantangan motor listrik di Indonesia tidak hanya soal spesifikasi pabrikan. Pemakaian harian di lapangan sangat dipengaruhi kondisi jalan, cuaca, kontur medan, dan ketersediaan infrastruktur pengisian.
Rute Banten-Bali memberikan kombinasi kondisi yang cukup beragam untuk menguji semua aspek tersebut dalam satu perjalanan. Saat motor harus melewati jalan menanjak, cuaca berubah cepat, dan permukaan jalan tidak selalu ideal, sistem penggerak, baterai, serta rangka mendapat beban yang lebih nyata.
Bagi produsen, hasil perjalanan semacam ini bisa menjadi bahan evaluasi teknis. Bagi publik, pengujian terbuka memberi gambaran lebih konkret soal kemungkinan penggunaan motor listrik untuk perjalanan jarak jauh di Indonesia.
Don Papank menyatakan pihaknya ingin menunjukkan bahwa New X7 memiliki durabilitas tinggi dan endurance maksimal. Penekanan itu terutama diarahkan pada penggunaan di jalan lintas provinsi, bukan hanya untuk rute pendek perkotaan.
Dengan titik akhir di Singaraja setelah berangkat dari Cilegon, Tangkas X7 New menjalani salah satu bentuk pengujian paling menantang untuk motor listrik yang dipasarkan di Indonesia. Fokusnya bukan sekadar tiba di tujuan, melainkan membuktikan ketahanan motor, baterai, dan sistem pendukungnya di jalur panjang Jawa-Bali.
Source: oto.detik.com






