CATL Amankan Izin Terakhir Tambang Litium Kunci, Pasokan Baterai Siap Bergerak Lagi

CATL tampaknya semakin dekat menghidupkan kembali salah satu aset lithium terpentingnya setelah memperoleh izin produksi terakhir untuk tambang Jianxiawo di Yichun, Jiangxi. Seorang pihak yang dekat dengan CATL mengatakan kepada National Business Daily bahwa semua sertifikat terkait produksi sudah di tangan.

Menurut orang tersebut, izin keselamatan produksi menjadi penghalang terakhir sebelum tambang bisa kembali beroperasi. Ia juga menyebut izin paling krusial itu sudah diperoleh pada hari yang sama, sehingga proses menuju restart memasuki fase paling menentukan.

Sinyal restart makin jelas

Sejumlah tanda di lapangan ikut menguatkan dugaan bahwa aktivitas tambang segera dimulai lagi. Beberapa warga setempat yang bekerja di tambang itu disebut sudah mulai mengikuti pelatihan untuk persiapan kembali bekerja.

Pada 28 Juni, seorang investor memotret truk tambang listrik yang diangkut dengan trailer besar dan diparkir di gerbang masuk tambang Jianxiawo. Wartawan National Business Daily juga datang langsung ke lokasi pada 24 dan 25 Juni.

Tambang Jianxiawo adalah proyek sumber daya penting bagi CATL. Perusahaan menghentikan produksinya pada 10 Agustus tahun lalu setelah izin tambang utama kedaluwarsa pada 9 Agustus 2025.

Dampak ke pasar lithium

Penghentian itu sempat mendorong harga lithium carbonate di China naik. Lonjakan tersebut memberi dorongan singkat bagi industri lithium yang lama menghadapi tekanan kelebihan pasokan.

Sejak penghentian produksi, CATL bergerak bertahap mengurus izin-izin yang dibutuhkan untuk memulai kembali operasi. Persetujuan laporan cadangan diperoleh pada akhir September tahun lalu, lalu perusahaan juga diberi tahu soal biaya hak tambang yang harus dibayarkan.

Pada Desember lalu, media lokal mengutip pihak yang mengetahui masalah ini bahwa tambang diperkirakan bisa kembali beroperasi sekitar Festival Musim Semi pada Februari. Namun, prediksi itu tidak terwujud.

Pentingnya tambang bagi CATL

Lithium merupakan bahan baku utama untuk baterai, sementara baterai biasanya menyumbang porsi besar dari biaya kendaraan listrik. Karena itu, kelancaran pasokan bahan baku sangat penting bagi produsen baterai besar seperti CATL.

Lithium carbonate dan iron phosphate menjadi bahan baku utama untuk lithium iron phosphate atau LFP. Yichun di Jiangxi dikenal sebagai pusat produksi lithium dan sering disebut sebagai ibu kota lithium Asia.

CATL sendiri adalah pemasok baterai daya terbesar di dunia. Menurut perusahaan riset Korea Selatan SNE Research, pangsa pasar globalnya mencapai 40,1% pada Januari-April.

Di tengah kenaikan harga lithium selama setahun terakhir, CATL juga memperbesar taruhan pada baterai sodium-ion. Kepala manufaktur CATL, Ni Jun, mengatakan dalam wawancara dengan Bloomberg Television pada 24 Juni bahwa 10.000 hingga 20.000 kendaraan listrik akan memakai baterai sodium-ion perusahaan tahun ini.

Source: cnevpost.com

Terkait