Changan Deepal S05 Masuk CBU Dulu, Ada Alasan Ekonomis Di Balik Langkah Hati-Hati Ini

Changan bersiap menambah amunisi baru di Indonesia lewat Deepal S05, tetapi model ini datang dengan status yang berbeda dari beberapa produk Changan lain. Alih-alih langsung dirakit lokal, Deepal S05 masih akan masuk sebagai Completely Built Up atau CBU.

Keputusan itu menarik perhatian karena Deepal S05 juga akan menjadi produk Range Extender Electric Vehicle atau REEV pertama di pasar otomotif Tanah Air. Changan menilai langkah ini masih masuk akal sambil memantau respons pasar terlebih dulu.

Masih CBU, belum ada pembahasan internal

Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, mengatakan status Deepal S05 saat ini masih CBU. Ia menegaskan belum ada pembahasan internal mengenai perakitan lokal untuk model tersebut.

Sikap itu berbeda dengan beberapa model Changan lain yang sudah lebih dulu berstatus CKD, seperti Lumin dan Deepal S07. Artinya, Changan memilih strategi peluncuran yang lebih hati-hati untuk Deepal S05.

Alasan Changan menahan langkah CKD

Changan melihat keputusan perakitan lokal harus didukung volume penjualan yang stabil. Setiawan menjelaskan, pabrik membutuhkan angka produksi yang bisa bertahan dalam jangka waktu tertentu agar operasional tetap sustain.

Karena itu, Changan tidak ingin terburu-buru mengubah status Deepal S05 menjadi CKD. Jika penjualan awal tinggi lalu turun tajam, langkah perakitan lokal justru bisa merugikan.

“Jadi ini bagian dari pengamatan kita. Kita lihat dulu ini stabilnya di angka berapa, kalau ketemu nanti kita bicara sama Changan,” kata Setiawan.

Segera meluncur di Indonesia

Changan Deepal S05 varian EV dan REEV disebut akan segera meluncur dalam waktu dekat. Ada peluang model ini tampil perdana di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026.

Secara total, Changan menyiapkan tiga varian Deepal S05. Satu varian mengusung tenaga listrik murni, sementara dua varian lainnya memakai konfigurasi REEV.

Harga dan spesifikasi awal

Untuk pasar Indonesia, harga Deepal S05 EV maupun REEV disebut berada di kisaran Rp 500 jutaan. Di kelasnya, banderol itu menempatkan model ini sebagai opsi baru yang menggabungkan teknologi listrik dan jarak tempuh yang lebih fleksibel.

Deepal S05 EV dibekali baterai 68,8 kWh dengan klaim jarak tempuh 470 kilometer berdasarkan siklus NEDC. Sementara itu, varian REEV memakai baterai 27,28 kWh yang dipadukan mesin bensin 1.500 cc.

Kehadiran Deepal S05 memperluas lini elektrifikasi Changan di Indonesia sekaligus menandai masuknya REEV pertama di pasar domestik. Dengan status CBU di awal, Changan tampak ingin membaca permintaan konsumen lebih dulu sebelum memutuskan langkah produksi lokal.

Source: otomotif.katadata.co.id
Terkait