Selisih harga Pertalite dan Pertamax membuat biaya isi full tank Suzuki Ertiga terlihat jauh berbeda. Untuk satu kali pengisian penuh, jaraknya bisa mencapai Rp 281.250.
Perhitungan itu penting bagi pemilik Ertiga yang memakai mobilnya untuk mobilitas harian. Dengan kapasitas tangki 45 liter, biaya pengisian langsung terasa ketika harga BBM dibandingkan liter per liter.
Biaya Isi Full Tank Suzuki Ertiga
| Jenis BBM | Harga per Liter | Kapasitas Tangki | Total Biaya |
|---|---|---|---|
| Pertalite (RON 90) | Rp 10.000 | 45 liter | Rp 450.000 |
| Pertamax (RON 92) | Rp 16.250 | 45 liter | Rp 731.250 |
Di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya per Juli 2026, Pertalite dipatok Rp 10.000 per liter, sedangkan Pertamax berada di angka Rp 16.250 per liter. Dengan hitungan sederhana, pengisian penuh Pertalite membutuhkan Rp 450.000, sementara Pertamax mencapai Rp 731.250.
Selisih Rp 281.250 untuk sekali full tank menjadi pertimbangan besar bagi banyak keluarga. Di tengah fluktuasi harga energi, pilihan BBM kerap bergeser antara mengejar efisiensi biaya dan mempertahankan performa mesin.
Namun, keputusan itu tidak cukup dilihat dari harga semata. Suzuki Ertiga mengandalkan mesin K15B 4-silinder 1.462 cc DOHC dengan teknologi VVT dan rasio kompresi 10,5:1.
Mesin dengan rasio kompresi di atas 10:1 umumnya direkomendasikan menggunakan BBM dengan oktan minimal RON 92. Karena itu, penggunaan bahan bakar yang sesuai dinilai penting untuk menjaga pembakaran tetap sempurna, mencegah knocking, dan mempertahankan efisiensi konsumsi bahan bakar.
Baik varian standar dengan mesin K15B maupun varian Smart Hybrid sama-sama memakai tangki 45 liter. Artinya, perhitungan biaya isi full tank berlaku untuk seluruh varian Suzuki Ertiga yang disebutkan dalam pembahasan ini.
Di level pemakaian harian, selisih harga BBM seperti ini bisa cepat menumpuk. Itulah sebabnya pemilik Ertiga perlu menimbang antara biaya pengisian yang lebih ringan atau rekomendasi oktan yang lebih sesuai dengan spesifikasi mesin.
Source: otomotif.kompas.com






