Honda Super-ONE Hadir, City Car Listrik yang Masih Punya Rasa Berkendara

Honda Super-ONE datang dengan misi yang jelas, membuktikan bahwa mobil listrik tidak harus terasa datar dan membosankan. Melalui konsep “Honda Electric That Feels Alive”, Honda mencoba menjaga sensasi berkendara tetap hidup di format city car kompak.

Pendekatan itu terasa penting karena Super-ONE tidak hanya menyasar pengguna EV modern, tetapi juga pencinta karakter pocket rocket yang pernah identik dengan mobil kecil yang lincah. Honda memadukan nuansa emosional, desain agresif, dan teknologi yang dibuat tetap mudah dipakai harian.

Karakter Eksterior yang Kental Nuansa Retro

Secara tampilan, Super-ONE mengambil spirit dari City Turbo II tanpa menyalin desain lawas secara mentah. Proporsinya dibuat kompak, lalu dipertegas lewat low and wide stance, blister fender, dan penggunaan ban performa Yokohama Advan Fleva.

Honda juga menekankan filosofi Functional Warmth pada eksteriornya. Inspirasi ini datang dari ketertarikan anak muda Harajuku pada objek analog seperti kaset pita dan piringan hitam, tetapi setiap elemen tetap punya fungsi teknis yang jelas.

Salah satu contohnya ada pada air duct di bagian depan yang memang bekerja untuk membantu pendinginan saat mobil dipacu. Sementara warna andalannya, Boost Violet Pearl, memberi kesan ekspresif tanpa membuat mobil kehilangan sisi fungsional.

Di sisi material, Honda memasukkan pendekatan ramah lingkungan lewat penggunaan granular hasil daur ulang dari bemper mobil Honda pada area grille depan. Kabinnya juga memakai DURABIO™, bio-resin berbasis tanaman yang mendukung arah pengembangan material berkelanjutan.

Kabin Dibuat Lebih Emosional dan Interaktif

Masuk ke dalam, pengemudi disambut posisi duduk rendah dengan sports seat dan panel instrumen horizontal. Sebelum mobil bergerak, animated MID menampilkan visual energi bernuansa purple-blue untuk menciptakan kesan mobil yang aktif dan responsif.

Fokus informasi berkendara ditempatkan pada Triple Meter. Panel ini menampilkan data real-time seperti simulated engine RPM, suhu baterai, suplai tenaga, dan regeneration output saat mobil deselerasi.

Untuk hiburan, Honda menyematkan Bose Premium Sound System sebagai kelengkapan standar. Sistem ini terdiri dari 8 speaker, termasuk satu subwoofer 13,1 liter yang ikut membantu memperkuat resonansi suara mekanikal di dalam kabin.

Fungsi harian juga tetap diperhatikan lewat pengaturan kursi Tall Mode dan Utility Mode. Konektivitas didukung layar audio 9 inci dengan Google built-in, plus wireless Apple CarPlay dan Android Auto.

Fitur KabinKeteranganManfaat
Triple MeterMenampilkan data real-timePengemudi bisa memantau RPM simulasi, baterai, dan daya
Bose Premium Sound System8 speaker termasuk subwoofer 13,1 literMemperkuat suasana kabin dan suara mekanikal
Google built-inLayar audio 9 inciMenunjang konektivitas dan kemudahan penggunaan

Kontrol EV yang Dibuat Tetap Mudah Dipakai

Honda CONNECT dengan Digital Key juga dibekalkan untuk memudahkan akses dan pengaturan pengisian daya. Fitur Charging Management mencakup Charging Current Setting, Charging Schedule Setting, State of Charge Setting, dan Remote Charging.

Di sektor keselamatan, Honda SENSING hadir dengan Adaptive Cruise Control with Low-Speed Follow, CMBS, RDM, AHB, dan LKAS. Standarnya dilengkapi 6 SRS Airbags serta struktur rangka GCON + ACE™.

SistemIsiFungsi Utama
Honda CONNECTDigital Key dan Charging ManagementMengatur akses dan pengisian daya
Honda SENSINGACC Low-Speed Follow, CMBS, RDM, AHB, LKASMembantu keselamatan berkendara
Proteksi dasar6 SRS Airbags dan GCON + ACE™Menopang perlindungan penumpang

Rasa Berkendara Tetap Jadi Fokus Utama

Di balik konsep emosionalnya, Super-ONE tetap dirancang agar ruh Honda terasa melalui e-Axle ringkas dan slim high-capacity battery. Kombinasi itu membuat mobil memiliki pusat gravitasi rendah dan bobot total 1.090 kg, yang disebut sebagai yang teringan di kelasnya berdasarkan riset internal Honda per Mei 2026.

Untuk pengisian daya, mobil ini membutuhkan sekitar 4,5 jam dengan 6,0 kW pada regular charging, atau sekitar 30 menit dengan fast charging 50 kW dari kosong hingga 80%. Ada lima mode berkendara, yakni ECON, CITY, NORMAL, SPORT, dan BOOST.

Mode CITY juga menyediakan Single Pedal Control agar pengemudi bisa mengatur akselerasi dan deselerasi hingga berhenti total hanya dengan satu pedal. Sementara BOOST Mode menaikkan output motor listrik dari 47 kW atau 63 hp menjadi 70 kW atau 93 kW.

Honda juga menjawab hilangnya sensasi perpindahan gigi pada EV lewat Simulated 7-Speed Shift berbasis virtual dan Active Sound Control. Sistem ini menghitung input pedal gas dan data kendaraan secara real-time untuk menyimulasikan putaran mesin, tahapan gigi virtual, serta suara mesin buatan yang mengikuti akselerasi.

Melalui Super-ONE, Honda ingin menegaskan bahwa elektrifikasi masih bisa menyisakan rasa, bukan sekadar efisiensi. Model ini memperlihatkan bagaimana filosofi Yukai, Tsukai, dan Meikai diterjemahkan ke dalam compact EV yang tetap menempatkan kesenangan berkendara sebagai pusat perhatian, sementara harga resminya masih dinanti.

Source: www.oto.com
Terkait