BFI Perluas Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Kredit Bekas Mulai 0,6 Persen

Author: Qoo Media

BFI Finance memperlebar langkah di pasar kendaraan listrik dengan menawarkan dua produk pembiayaan yang langsung menyasar pengguna EV. Skemanya mencakup refinancing mobil listrik dengan jaminan BPKB hingga kredit mobil listrik bekas.

Langkah ini muncul seiring ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia. BFI juga menggandeng komunitas J5 EVO Indonesia untuk mendekatkan layanan pembiayaan EV ke para pengguna mobil listrik.

Menurut Rudy Eddywidjaja, direktur bisnis BFI Finance, kegiatan bersama komunitas menjadi cara efektif untuk memperluas literasi pembiayaan kendaraan listrik. www.oto.com mencatat, perusahaan ingin membuat pengguna EV lebih dekat dengan solusi pembiayaan yang tersedia.

Refinancing Mobil Listrik Hingga 48 Bulan

Produk refinancing ditawarkan dengan jaminan BPKB mobil listrik dan tenor hingga 48 bulan. BFI Finance menyebut bunga mulai 0,78 persen flat per bulan, sementara pengajuan berlaku untuk kendaraan listrik yang masih berada dalam masa garansi baterai hingga delapan tahun sesuai ketentuan masing-masing pabrikan.

Produk Tenor Bunga Ketentuan Utama
Refinancing Mobil Listrik Hingga 48 bulan Mulai 0,78 persen flat per bulan Jaminan BPKB, kendaraan masih dalam garansi baterai hingga 8 tahun
Kredit Mobil Listrik Bekas Hingga 48 bulan Mulai 0,6 persen per bulan DP mulai 35 persen, tersedia di Jabodetabek dan Surabaya

BFI Finance melihat tren kendaraan listrik terus bertumbuh. Infrastruktur pengisian daya yang makin luas dan dukungan pemerintah terhadap kendaraan rendah emisi ikut mendorong minat masyarakat.

Tawarkan Kredit Mobil Listrik Bekas Mulai Bunga 0,6 Persen

Selain refinancing, perusahaan juga membuka kredit mobil listrik bekas. Layanan ini saat ini tersedia di wilayah Jabodetabek dan Surabaya dengan tenor hingga 48 bulan, bunga mulai 0,6 persen per bulan, serta uang muka mulai 35 persen.

Produk tersebut melengkapi portofolio BFI Finance yang sebelumnya sudah melayani kredit mobil bekas berbahan bakar bensin. Keberadaan skema baru ini memperluas pilihan bagi konsumen yang ingin masuk ke mobil listrik tanpa harus membeli unit baru.

Komunitas J5 EVO Indonesia menjadi mitra dalam kegiatan ini karena dinilai mampu membantu edukasi sekaligus membangun kedekatan dengan pengguna EV roda empat. Komunitas tersebut merupakan komunitas resmi pengguna kendaraan Jaecoo di bawah naungan agen pemegang merek.

BFI Finance menyatakan kerja sama serupa akan terus dijajaki bersama komunitas maupun mitra strategis lain. Perusahaan menargetkan edukasi pembiayaan mobil listrik bisa semakin meluas dan adopsi kendaraan listrik di Indonesia ikut terdorong.

“Ke depan, kami akan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas maupun mitra strategis. Yakni guna memperluas edukasi mengenai pembiayaan mobil listrik. Kami berharap BFI Finance dapat berkontribusi terhadap percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Termasuk menghadirkan solusi pembiayaan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Rudy Eddywidjaja.

Source: www.oto.com
Terbaru