Apple resmi menghentikan penjualan Mac Pro di situsnya, dan langkah itu menandai berakhirnya era desktop profesional berdesain “cheese-grater” yang sempat menjadi ikon di kalangan kreator. Halaman produk Mac Pro kini mengalihkan pengunjung ke beranda Mac, sehingga perangkat itu sudah tidak lagi dipasarkan sebagai produk baru.
Meski begitu, Apple belum sepenuhnya menghapus Mac Pro dari etalase penjualannya. Melalui toko Certified Refurbished, Apple masih tercatat menjual 17 unit Mac Pro bekas resmi yang terdiri dari model tower dan rack-mount, dengan status ketersediaan yang masih dapat berubah sewaktu-waktu.
Masih ada, tetapi bukan unit baru
Mac Pro yang tersisa di toko refurb Apple bukanlah barang baru dari lini produksi aktif. Perangkat itu dijual sebagai unit rekondisi resmi, sehingga pembeli mendapatkan perangkat yang telah melalui proses pemeriksaan dan penyiapan ulang oleh Apple.
Harga yang tercatat juga jauh dari murah. Model tower termurah berada di angka $6,289.00 dan membawa chip M2 Ultra dengan CPU 24-core serta GPU 60-core, sedangkan model rack-mount termurah dibanderol $8,239.00 dengan chip yang sama, CPU 24-core, dan GPU 76-core.
Di sisi lain, unit paling mahal melampaui $10,000 untuk versi tower dengan konfigurasi M2 Ultra, CPU 24-core, dan GPU 76-core. Angka-angka itu menegaskan bahwa Mac Pro tetap menyasar segmen profesional yang memang membutuhkan performa tinggi dan fleksibilitas ekspansi.
Kenapa Mac Pro masih dicari
Bagi pengguna biasa, Mac Studio atau MacBook Pro kelas atas mungkin sudah cukup untuk kerja berat. Namun Mac Pro masih punya satu keunggulan yang belum benar-benar tergantikan, yaitu kemudahan ekspansi PCIe untuk kebutuhan profesional tertentu.
Untuk studio audio, produksi video, workflow ilmiah, atau lingkungan kerja yang membutuhkan kartu tambahan khusus, slot PCIe tetap menjadi nilai jual utama. Di titik ini, pilihan Apple terlihat semakin sempit karena perusahaan juga sudah menyatakan tidak punya rencana menghadirkan hardware Mac Pro generasi berikutnya.
Apa saja yang didapat dari unit refurbished
Pembeli Mac Pro rekondisi Apple tetap mendapat perlindungan yang mirip dengan perangkat baru. Apple menyertakan garansi terbatas satu tahun, dan pengguna juga bisa menambahkan AppleCare+ atau AppleCare One saat checkout.
Selain itu, Apple memberikan kebijakan pengembalian 14 hari dan pengiriman gratis. Paket ini membuat perangkat refurbished Apple terasa lebih aman dibanding membeli unit bekas dari pasar bebas, meski harganya tetap tinggi.
Berikut ringkasan informasi utama yang masih relevan bagi calon pembeli:
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Status penjualan | Tidak lagi dijual sebagai produk baru di situs Apple |
| Ketersediaan | Masih ada di Certified Refurbished, tercatat 17 unit |
| Varian | Tower dan rack-mount |
| Harga termurah | $6,289.00 |
| Harga mahal yang tercatat | Lebih dari $10,000 |
| Chip | M2 Ultra |
| Garansi | Garansi terbatas satu tahun |
| Tambahan perlindungan | AppleCare+ atau AppleCare One |
| Kebijakan retur | 14 hari |
Sinyal bahwa stok ini bisa jadi yang terakhir
Apple sudah memberi sinyal jelas bahwa tidak akan ada lagi Mac Pro baru di masa depan. Artinya, stok refurbished yang masih muncul saat ini berpotensi menjadi kesempatan terakhir bagi pengguna yang ingin membeli Mac Pro langsung dari Apple.
Situasinya juga menunjukkan perubahan besar di lini desktop profesional Apple. Perusahaan kini tampak lebih fokus pada perangkat yang lebih ringkas dan serbaguna, sementara Mac Pro tetap hidup sebagai opsi khusus bagi pengguna dengan kebutuhan ekspansi paling menuntut.
Bagi pembeli yang memang membutuhkan kombinasi M2 Ultra, dukungan PCIe, dan garansi resmi Apple, unit refurbished ini menjadi sisa jalan terakhir untuk mendapatkan Mac Pro dari kanal resmi sebelum stok habis sepenuhnya.
