2.843 Loker Padat Karya Dibuka Pemprov DKI, Cukup KTP Jakarta Gaji UMP Rp5,7 Juta

Pemprov DKI Jakarta membuka peluang kerja bagi 2.843 warga lewat program padat karya yang disiapkan sebagai bantalan sosial di tengah tekanan ekonomi. Skema ini juga menjadi jalan bagi pencari kerja ber-KTP Jakarta untuk mendapat penghasilan setara UMP DKI Jakarta, yakni sekitar Rp5,7 juta per bulan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan proses rekrutmen dibuat terbuka dan bisa diawasi publik. Ia menyebut sistem yang dipakai tidak memberi ruang bagi praktik nepotisme maupun penggunaan orang dalam karena semua proses dapat dilihat langsung.

Pemprov DKI juga mempercepat pembukaan lowongan agar penyerapan tenaga kerja berjalan lebih cepat. Pramono meminta sejumlah dinas segera membuka rekrutmen karena kebutuhan bantalan sosial dinilai mendesak untuk menjaga daya beli masyarakat.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menilai program ini mencerminkan komitmen untuk membangun Jakarta dari bawah. Menurut dia, program padat karya diharapkan tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga mengurangi pengangguran dan menggerakkan ekonomi di tingkat kelurahan dan RW.

Syarat daftar dan link resmi

Pemprov DKI menetapkan tiga syarat utama bagi calon peserta. Pendaftar harus memiliki KTP DKI Jakarta, masuk kelompok kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 5, dan memenuhi persyaratan administrasi sesuai jenis pekerjaan yang dilamar.

Pendaftaran dilakukan melalui link resmi www.jakarta.go.id/padat-karya. Di situs itu tersedia informasi nama dinas, jenis pekerjaan, periode kerja, hingga batas pendaftaran untuk masing-masing posisi.

Pemerintah daerah meminta warga hanya mendaftar lewat kanal resmi tersebut. Calon peserta cukup mengklik tombol daftar lalu mengisi data yang diminta sesuai petunjuk pada laman.

Jenis pekerjaan dan jadwal pembukaan

Pada tahap awal, lowongan tersebar di sejumlah dinas dan suku dinas, termasuk Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Sumber Daya Air, serta Dinas Lingkungan Hidup. Pendaftaran sudah dibuka mulai Rabu (17/6) untuk 37 jenis pekerjaan, lalu akan dilanjutkan secara bertahap sesuai jadwal pelaksanaan dan kontrak penyedia jasa.

Sejumlah posisi yang sudah tercantum antara lain petugas lalu lintas atau flagman di Dinas Bina Marga, petugas pembangunan JPO, petugas keamanan dan pekerja lapangan di Dinas Sumber Daya Air, serta beberapa posisi di Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat. Ada juga posisi jasa tenaga tukang gali untuk layanan pengujian sondir pada Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Bina Marga.

Masa kerja tiap posisi berbeda-beda. Contohnya, petugas lalu lintas di Dinas Bina Marga memiliki periode kerja 41 hari, sementara beberapa posisi lain berjalan dari 1 Juli 2026 sampai 30 September 2026.

Mekanisme bertahap dan upah setara UMP

Program padat karya ini dijalankan bertahap dan menjadi bagian dari bantalan sosial bagi warga yang membutuhkan pekerjaan sementara. Tahap awal direncanakan berlangsung selama tiga bulan dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan serta hasil evaluasi pemerintah daerah.

Peserta yang lolos seleksi akan menerima upah setara UMP DKI Jakarta. Dengan skema itu, program ini tidak hanya memberi pekerjaan sementara, tetapi juga menghadirkan penghasilan yang mengikuti standar upah provinsi.

Pemprov DKI menyebut rekrutmen yang terbuka menjadi bagian penting dari pengawasan publik. Karena semua proses diumumkan secara jelas, masyarakat bisa memantau jenis pekerjaan, dinas penyelenggara, serta tenggat pendaftaran dari masing-masing lowongan.

Bagi pencari kerja yang memenuhi syarat, peluang ini menjadi kesempatan langsung untuk masuk ke berbagai proyek padat karya di lingkungan Pemprov DKI. Seluruh proses pendaftaran tetap diarahkan melalui laman resmi agar data pelamar tercatat sesuai kebutuhan dinas terkait.

Source: www.cnbcindonesia.com

Terkait