Samsung disebut masih menyiapkan arah baru untuk lini ponsel layar lipat eksperimentalnya meski Galaxy Z TriFold generasi pertama dilaporkan dihentikan. Kebocoran terbaru menyebut perusahaan ini tidak hanya mengevaluasi Galaxy Z TriFold 2, tetapi juga sebuah model baru dengan mekanisme layar geser bernama Galaxy Slide.
Informasi ini menarik karena sebelumnya Samsung mengakui kepada Bloomberg bahwa Galaxy Z TriFold, perangkat premium yang diperkenalkan pada Desember lalu, akan dihentikan. Keputusan itu dinilai sejalan dengan karakter produknya yang sejak awal lebih diposisikan sebagai demonstrasi kemampuan teknologi ketimbang perangkat pasar massal.
Samsung disebut menyiapkan dua perangkat baru
Laporan terbaru berasal dari pembocor yeux1122 melalui blog Naver. Menurut bocoran tersebut, Samsung kini mengembangkan dua model lanjutan, yaitu Galaxy Z TriFold generasi kedua dan satu varian ponsel layar geser.
Dalam bocoran itu, model “Wide” disebut akan meluncur tahun ini. Di luar perangkat tersebut, fokus perhatian tertuju pada dua proyek lain yang masih berada dalam tahap pengembangan dan prototipe.
Arah Galaxy Z TriFold 2
Bocoran menyebut Samsung sedang mengerjakan atau mengonsep ulang engsel untuk Galaxy Z TriFold 2. Tujuannya adalah memangkas ketebalan perangkat agar lebih kompetitif di segmen ponsel lipat premium.
Perangkat ini juga disebut akan lebih tipis dan lebih ringan dibanding generasi sekarang. Namun, ketebalannya masih diperkirakan berada di atas Galaxy Z Fold 7, sehingga peningkatannya kemungkinan bersifat bertahap, bukan perubahan ekstrem.
Jika informasi ini akurat, Galaxy Z TriFold 2 kemungkinan hadir pada pertengahan 2027. Jadwal tersebut masih sangat awal dan belum dikonfirmasi resmi, sehingga peluang perubahan tetap besar.
Mengapa TriFold pertama dihentikan
Penghentian Galaxy Z TriFold generasi awal diyakini berkaitan dengan biaya produksi yang tinggi dan margin keuntungan yang rendah. Produk itu disebut tidak dirancang untuk volume penjualan besar, melainkan sebagai bukti kemampuan rekayasa Samsung di kategori perangkat lipat.
Faktor ini membuat kelanjutan lini TriFold sejak awal tampak tidak pasti. Chief Operating Officer Samsung, Won-Joon Choi, bahkan pernah menyatakan bahwa perusahaan belum yakin apakah generasi kedua benar-benar akan dibuat.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa proyek TriFold 2 belum tentu berujung pada produk komersial. Dalam industri perangkat keras, tahap pengembangan sering kali berakhir sebagai prototipe internal tanpa peluncuran resmi.
Galaxy Slide mulai mencuri perhatian
Selain TriFold 2, bocoran yang sama menyebut Samsung juga sedang membuat ponsel layar geser. Konsep perangkat semacam ini sebenarnya bukan hal baru bagi Samsung karena perusahaan pernah menampilkan purwarupa slider di ajang MWC.
Model yang pernah terlihat di MWC masih memakai mekanisme manual dan bentuknya tergolong tebal. Kini, versi baru disebut tetap menggunakan sistem manual, tetapi hadir dengan bodi yang lebih ramping dari sampel sebelumnya.
Layar perangkat ini dikabarkan dapat meluas hingga sekitar 7 inci saat dibuka. Ukuran itu menempatkannya di area yang mirip dengan pengalaman tablet kecil, sehingga berpotensi menjadi alternatif baru di antara ponsel lipat model buku dan model clamshell.
Ringkasan bocoran yang beredar
- Galaxy Z TriFold generasi pertama dilaporkan dihentikan Samsung.
- Alasan yang beredar mengarah pada biaya produksi tinggi dan profit yang rendah.
- Samsung disebut mengembangkan Galaxy Z TriFold 2 dengan desain lebih tipis dan ringan.
- Ketebalannya dikabarkan masih di atas Galaxy Z Fold 7.
- Galaxy Slide juga sedang diprototipekan dengan mekanisme manual yang lebih ramping.
- Layar Galaxy Slide disebut dapat membesar hingga sekitar 7 inci.
- TriFold 2 diperkirakan meluncur pada pertengahan 2027 jika proyek berlanjut.
- Galaxy Slide disebut berpeluang diperkenalkan pada akhir tahun depan atau awal 2028.
Posisi Samsung di pasar perangkat eksperimental
Samsung selama ini dikenal aktif mengeksplorasi berbagai format layar fleksibel. Dari ponsel lipat model buku, clamshell, hingga konsep layar gulung dan geser, perusahaan rutin menampilkan inovasi untuk menguji respons pasar dan kesiapan teknologi.
Pendekatan ini memberi ruang bagi Samsung untuk mempertahankan citra sebagai pemimpin kategori foldable. Namun, realitas komersial tetap menjadi penentu utama karena biaya komponen, kompleksitas engsel, daya tahan panel, dan volume produksi sangat memengaruhi keputusan akhir.
Di sisi lain, pasar ponsel lipat global juga semakin kompetitif. Sejumlah produsen lain mulai menekan ketebalan perangkat dan bobot bodi, sehingga Samsung perlu menghadirkan peningkatan nyata bila ingin membawa TriFold kembali ke pasar premium.
Untuk saat ini, seluruh detail mengenai Galaxy Z TriFold 2 dan Galaxy Slide masih sebatas bocoran. Meski begitu, arah pengembangan yang disebutkan menunjukkan Samsung belum sepenuhnya meninggalkan eksperimen perangkat layar fleksibel, terutama untuk format yang lebih berani di luar desain foldable konvensional.
